Wiranto Diserang
Penikam Wiranto Ternyata Juga Perintahkan Putrinya Serang Polisi, tapi Si Anak Tak Berani
Abu Rara, terduga teroris yang menusuk Menkopolhukam Wiranto, ternyata juga memerintahkan anaknya untuk melancarkan aksi terorisme.
Rumah kontrakan Syahril Alamsyah beralamat di RT 04 RW 01, Kampung Sawah Gang Kenari, Desa/Kecamatan Menes, Pandeglang, Banten.
Sekretaris RW 01 Kampung Sawah Yadi Suryadi mengatakan, Syahril Alamsyah memiliki anak perempuan dari hasil pernikahan sebelumnya.
• Anti Mainstream, Perusahaan Ojol Anyar Ini Berikan Asuransi Bunuh Diri untuk Mitra Pengemudinya
Tak seperti Syahril Alamsyah, anak perempuannya itu lebih suka ke luar kontrakan.
Kontrakan Syahril Alamsyah berjejer dengan sembilan kontrakan lain.
Ada jalan sepetak yang membatasi kontrakan Syahril Alamsyah dengan kontrakan lain yang berada di depan.
• Berubah Lagi, Pimpinan MPR Kini Sepakati Pelantikan Jokowi-Maruf Amin Pukul 2 Siang
Di jalan setapak itu lah, menurut Yadi, anak perempuan Syahril Alamsyah kerap bermain bersama keponakannya.
"Anaknya tidak disekolahkan, padahal anaknya tahfidz (hafal) Alquran, tapi tidak disekolahkan."
"Sering main sama masyarakat sini," ujar Yadi kepada Tribun Network, Kamis (10/10/2019) malam.
• Empat Pemotor Tewas di Jalur Tengkorak Narogong Bekasi, Wali Kota Nilai Perlu Ada Selamatan
Saat kejadian penusukan di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, kemarin, menurut Yadi, SA berada di lingkungan sekitar.
SA tak mengetahui aktivitas Syahril Alamsyah dan istrinya, Fitri Andriani (21) di Alun-Alun Menes.
"Kalau bapaknya selama ini tertutup, paling ke luar kalau beli makan aja," ungkap Yadi.
• Dijanjikan Beasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Taiwan, 40 WNI Jadi Korban Perdagangan Orang
Menurut informasi dari Yadi, Syahril Alamsyah memiliki dua anak, hasil pernikahan sebelum bersama Fitri.
Anak yang satunya lagi, dibawa mantan istri, sementara SA dibawa ke Kampung Sawah.
Pasca-kejadian dan aparat kepolisian melakukan penggeledahan di rumah Syahril Alamsyah, anak perempuannya itu sempat berteriak.
• Susi Pudjiastuti Berdoa Jokowi Tak Revisi Perpres 44/2016 demi Alasan Ini
"Jangan siksa bapak saya, jangan siksa bapak saya," ucap Yadi mengulang proses kejadian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/penikam-wiranto.jpg)