Direktur Olahraga Ducati Akui Sulit Kalahkan Marc Marquez

Padahal Andrea Dovizioso dan kawan-kawan, mengusung ambisi Ducati meraih gelar juara dunia sepeninggal Casey Stoner pada tahun 2011.

Editor: Dewi Pratiwi
Kompas.com
Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti 

Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, mengaku harus setengah mati memikirkan bagaimana cara agar tim dapat meraih juara d itengah kedigdayaan Marc Marquez.

Pernyataan Ciabatti tersebut bukannya tanpa alasan.

Padahal Andrea Dovizioso dan kawan-kawan mengusung ambisi Ducati meraih gelar juara dunia sepeninggal Casey Stoner pada tahun 2011.

Gelar juara MotoGP 2019 kali ini pun juga dipastikan oleh Marc Marquez pada MotoGP Thailand (6/10/2019) dan membuat Ducati kembali hanya mampu mengamankan posisi runner-up.

Andrea Dovizioso yang sempat digadang-gadang menjadi penjegal Marquez nyatanya tidak mampu berbicara banyak.

Asa Andrea Dovizioso untuk mengimbangi Marquez pun pupus setelah kehilangan kesempatan merebut 50 poin tambahan.

Rekan satu tim Dovi, Danilo Petrucci, tidak lebih baik.

Pembalap yang menggunakan motor Ducati sejak musim 2015 ini hanya mampu bertengger di posisi 5 klasemen sementara.

Bertahan Kegagalan finis di posisi lima besar pada enam seri terakhir membuat Petrucci semakin sulit bersaing di papan atas.

Kondisi ini tak ayal membuat pusing salah satu petingginya, yakni Paolo Ciabatti.

Posisi Ole Gunnar Solskjaer Mulai Digugat

Marco Silva Tidak Takut Dapat Tekanan meski Everton Terus Kalah

Misteri Hilangnya Mesut Oezil di Skuad Arsenal

Pria yang kini menjabat sebagai Direktur Olahraga Ducati ini mengaku belum menemukan cara untuk menghentikan Marquez.

"Apakah Marquez bisa dikalahkan? Saya rasa sulit untuk menjawab pertanyaan ini, karena cara membalapnya sungguh luar biasa," tutur Ciabatti, dikutip Bolasport.com dari Tuttomotoriweb.

"Dia selalu bertarung untuk kemenangan, apapun kondisinya," katanya menambahkan.

Ciabatti juga menuturkan bahwa mereka telah mencoba berbagai macam cara untuk mengembangkan motor Ducati, namun masih belum cukup.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved