Senin, 4 Mei 2026

Piala Uber 2026

Putri KW Akui Kalah Kelas dari An Se-young di Semifinal Uber Cup 2026

Pebulutangkis jebolan PB Exist itu menyerah dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 5-21.

Tayang:
Penulis: Abdul Majid | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
KALAH STRAIGHT GAME - Kapten tim Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani, kembali belum mampu menghentikan dominasi tunggal putri andalan Korea Selatan, An Se-young usai takluk secara straight game, 19-21, 5-21 di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (2/5/2026). dok PBSI 
Ringkasan Berita:
  • Tim Uber Indonesia tersingkir di semifinal usai kalah 1-3 dari Korea Selatan.
  • Putri Kusuma Wardani takluk dari An Se-young dua gim (19-21, 5-21).
  • Gim pertama sempat imbang, namun kalah di poin akhir.
  • Gim kedua, Putri kesulitan hadapi perubahan tempo dan banyak error.

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tim Uber Indonesia harus mengakhiri perjuangan di semifinal Piala Thomas & Uber Cup 2026 setelah kalah 1-3 dari Korea Selatan di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (2/5/2026).

Pada partai pembuka, kapten tim Putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, kembali belum mampu menghentikan dominasi tunggal putri andalan Korea Selatan, An Se-young.

Bermain menghadapi lawan yang sudah sembilan kali mengalahkannya, Putri KW kembali harus mengakui keunggulan An Se-young pada pertemuan kesepuluh mereka.

Pebulutangkis jebolan PB Exist itu menyerah dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 5-21.

Meski kalah, Putri mengaku cukup puas dengan performanya di gim pertama karena mampu mengimbangi permainan An Se-young yang dikenal memiliki kontrol ritme sangat baik.

“Di gim pertama cukup puas dengan penampilan saya karena saya bisa mengimbangi permainan An Se Young yang memainkan ritme dengan sangat baik,” ujar Putri KW.

“Dia tidak terlalu menyerang banget, hanya bola atasnya yang lebih menekan. Cukup disayangkan di akhir saya kurang tahan,” sambungnya.

Namun, situasi berubah drastis pada gim kedua. Putri mengaku kesulitan menghadapi perubahan tempo permainan An Se-young dan banyak melakukan kesalahan sendiri.

“Di gim kedua dia ada perubahan kecepatan dan saya malah banyak mati sendiri. An Se Young juga sudah membaca pola permainan saya bahkan sejak bola pertama. Pukulan atasnya pun semakin safe,” terang Putri KW.

Lebih lanjut, pebulutangkis berusia 23 tahun itu menambahkan dirinya sudah mencoba melupakan kekalahan di gim pertama untuk fokus menatap gim kedua.

Namun, kualitas permainan An Se-young diakuinya memang sangat menyulitkan.

“Saya melupakan yang terjadi di gim pertama dan fokus ke gim kedua tapi memang permainan dia cukup menyulitkan,” pungkas Putri.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved