Selasa, 14 April 2026

Liga Inggris

Marco Silva Tidak Takut Dapat Tekanan meski Everton Terus Kalah

Sebelumnya Toffees secara beruntun kalah dari Manchester City, Sheffield United, dan AFC Bournemouth.

theindependent
Marco Silva 

Pelatih Marco Silva hanya tertawa ketika banyak yang menyebut duel melawan West Ham United di pekan kesembilan Liga Inggris adalah laga yang harus dimenangi.

Pelatih Everton itu mengaku tidak takut pada tekanan besar setelah Toffees mengalami empat kekalahan beruntun.

"Apa masalahnya? Mengapa laga melawan West Ham sebagai laga hidup mati? Saya terbiasa mendapat tekanan, dan saya sama sekali tidak pernah takut," kata Silva.

"Inilah cara kerja saya, tidak pernah ada persoalan dengan tekanan. Bagi saya pada prinsipnya setiap laga harus dimenangi, bukan hanya saat melawan West Ham," imbuhnya.

Everton turun ke zona degradasi setelah kalah dari Burnley akhir pekan lalu.

Sebelumnya Toffees secara beruntun kalah dari Manchester City, Sheffield United, dan AFC Bournemouth.

Lee Sun Bin dan Cha Tae Hyun Ditawari Peran Utama Drama Baru di OCN

Nancy MOMOLAND Main Drama Bareng Aktor James Reid di Filipina

Song Seung Hoon Gunakan Kostum Unik untuk Menarik Perhatian Pemilik Suara

Menurutnya situasi yang dihadapi saat ini tidak seburuk pada pertengahan musim lalu.

Gol semata wayang Burnley dicetak oleh Jeff Hendrick di paruh kedua. Upaya Everton membuat gol balasan tidak membuahkan hasil hingga laga usai.

Toffees mengakhiri laga dengan sepuluh pemain setelah Seamus Coleman mendapat kartu kuning kedua, 11 menit setelah jeda.

Silva kemudian mendatang tribun yang dihuni suporter Everton dan memberi tepuk tangan.

"Saya perlu menghampiri mereka, memberi apresiasi sesuatu yang harus saya lakukan. Saya masih percaya pada pemain dua kualitas yang kami miliki. Musim lalu kami juga berada dalam periode buruk, bahkan lebih panjang dibanding saat ini, dan mereka memberi reaksi dengan baik. Yakinlah situasi akan segera berubah, sama seperti musim lalu," tutur Silva.

Jeda internasional menjadi saat yang krusial bagi pelatih berpaspor Portugal itu untuk menjaga dukungan dari pemegang saham mayoritas klub, Farhad Moshiri.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Selasa (8/10/2019)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved