Minggu, 12 April 2026

Liga Inggris

Posisi Ole Gunnar Solskjaer Mulai Digugat

Jamie Redknapp mengaku sudah mempertanyakan keputusan petinggi MU yang menetapkan Solskjaer menjadi pelatih permanen MU.

Teamtalk
Ole Gunnar Solskjaer 

Tuntutan agar Ole Gunnar Solskjaer dipecat mulai berdengung menyusul kekalahan Manchester United (MU) 0-1 dari Newcastle pada laga Liga Inggris, akhir pekan kemarin.

Sudah saatnya tim berjuluk Setan Merah itu mencari juru ramu anyar untuk menyelamatkan posisi mereka di papan klasemen.

Hingga pekan ke delapan David De Gea dkk baru mengumpulkan sembilan poin, perolehan poin terburuk dalam 30 tahun terakhir.

MU bahkan hanya dua poin di atas zona degradasi, posisi yang sangat buruk bagi tim yang selalu disebut penghuni tetap kelompok empat besar.

Mantan gelandang Timnas Inggris Jamie Redknapp mengaku sudah mempertanyakan keputusan petinggi MU yang menetapkan Solskjaer menjadi pelatih permanen MU, menggantikan Jose Mourinho.

Menurut Redknapp, jam terbang Solskjaer sebagai pelatih masih terlalu sedikit untuk menukangi tim sebesar MU.

Sepanjang kariernya, pelatih yang pernah mendapat julukan Baby Face Assassin ini pernah menjadi asisten pelatih MU, pelatih Molde (Norwegia), dan Cardiff City (Wales).

"Apa pun alasannya, bagi saya Ole Gunnar Solskjaer adalah orang yang sangat beruntung menjadi pelatih MU. Dia (hanya) pernah menjadi pelatih Molde dan Cardiff. Apakah hal itu cukup untuk menjadi pelatih salah satu klub terbesar di dunia? Saya kira tidak," kata Redknapp.

Song Seung Hoon Gunakan Kostum Unik untuk Menarik Perhatian Pemilik Suara

Lee Sun Bin dan Cha Tae Hyun Ditawari Peran Utama Drama Baru di OCN

Army Arab Saudi Kumpulkan Sumbangan untuk Beli Tiket Konser BTS untuk 100 Penggemar

"Apakah Solskjaer perlu mendapat tambahan waktu? Ada satu titik di mana mestinya hal itu tidak dilakukan lagi. Masalahnya, siapa di luar sana yang saat ini lebih dari Solskjaer? Jika Anda tidak tahu siapa orang itu, maka Anda akan menengok pada Mourinho, dan kita tahu bahwa dia sudah gagal. Ini benar-benar pekerjaan yang sangat sulit," imbuh Redknapp yang saat ini penjadi pengamat sepak bola di Sky Sport.

Mantan kapten MU Gary Neville menyebut sangat tidak elok jika semua kesalahan ditimpakan pada Solskjaer.

Menurutnya, Solskjaer telah bekerja keras membentuk tim terkuat dengan pemain yang dimiliki saat ini.

Neville mengatakan, merosotnya performa MU tidak lepas dari kegagalan klub mendatangkan pemain berkualitas setelah kepergian Marouane Fellaini, Alexis Sanchez, dan Romelu Lukaku.

Manajemen klub dinilai tidak mendukung penuh proyek Solskjaer yang ingin membangun kekuatan baru.

Neville yakin kebijakan klub yang diputuskan wakil ketua klub Ed Woodward, terutama dalam belanja pemain membuat MU kehilangan keseimbangan tim.

Setidaknya hal itu membuat Solskjaer membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyusun skuad terbaik.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved