Jumat, 12 Juni 2026

BNI-ITB Ultra Marathon Digelar Lagi, Kali Ini Jaraknya Ditambah Jadi 200 Kilometer!

BNI, ITB, dan Yayasan Solidarity Forever, bakal kembali menggelar BNI-ITB Ultra Marathon untuk ketiga kalinya.

Tayang:
ISTIMEWA
(Ki-ka): Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni ITB Gembong Primajaya, Ketua Panitia BNI ITB Ultra Marathon 2019 Gatot Sudariyono, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati, Ketua Yayasan Solidarity Forever Susilo Siswoutomo & Rektor ITB Kadarsyah Suryadi, berfoto bersama Jersey BNI-ITB Ultra Marathon 2019 dalam acara Konferensi Pers BNI-ITB Ultra Marathon 2019, Jakarta, Kamis (3/10/2019). 

1. Relay 9 x 23 K;

2. Relay 18 x 12 K.

Sedangkan Fun Run 5K diadakan untuk menyambut kedatangan para pelari ultra marathon Jakarta - Bandung.

Posisi start diambil dari Kantor PLN Distribusi Jawa Barat di Jalan Asia Afrika, Bandung, menuju Kampus ITB, Jalan Ganesha 10, Bandung.

Pada 2017, peserta lari festival kategori relay 16, artinya 1 tim terdiri dari 16 orang berlari 11 Km per orang, tercatat 41 tim.

Air Bersih di Ibu Kota Baru Bisa Langsung Diminum, Bisa Tampung Hingga 3 Juta Penduduk

Tahun 2018, meningkat menjadi 98 tim atau sebanyak 1.568 peserta.

Sedangkan pada tahun ini, relay 18 sebanyak 151 tim atau sebanyak 2.700 peserta.

Mengapa 200 KM? Angka 200 merupakan refleksi 100 tahun ”looking backward”, apa saja yang telah dilakukan dan dicapai oleh ITB selama kurun waktu tersebut?

Duh! UU KPK Hasil Revisi Ternyata Banyak Typo, Pihak Istana Sampai Minta Klarifikasi ke DPR

Dan, 100 tahun ”moving forward”, apa saja target yang akan dilakukan dan dihasilkan ITB seabad ke depan?

Sehingga, lomba dan festival ultra marathon ini menggambarkan perjuangan panjang dan tanpa lelah dari alumni ITB.

Sejak mereka belajar keras dan spartan di bangku kuliah, sampai dengan saat ini bekerja keras demi membangun bangsanya.

Ryamizard Ryacudu: Kalau Demonstrasi Dibayar Bukan Suara Nurani Lagi, Itu Suara Duit

Pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat adalah, membangun negeri ini membutuhkan kerja keras dan ketekunan yang luar biasa, layaknya seorang pelari ultra marathon.

Berlari ultra marathon sejauh 200K yang sangat berat pun sebenarnya tidak terasa.

Kerja keras dan ketekunan saja ternyata tidak cukup, masih dibutuhkan kerja sama di antara seluruh elemen bangsa.

Karena itulah, dalam acara ini juga diadakan kategori Relay 18, untuk menggambarkan perlunya kerja sama yang erat dan bahu membahu, untuk menaklukkan rute panjang dan terjal antara Jakarta dan Bandung sejauh 200K. (*)

Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved