Ibu Kota Pindah

Air Bersih di Ibu Kota Baru Bisa Langsung Diminum, Bisa Tampung Hingga 3 Juta Penduduk

MENTERI PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyatakan, kapasitas ibu kota baru bisa menampung hingga 3 juta penduduk.

Air Bersih di Ibu Kota Baru Bisa Langsung Diminum, Bisa Tampung Hingga 3 Juta Penduduk
Dok Bappenas
Disain NKRI Boulevard di Ibu Kota baru di Pulau Kalimantan. 

MENTERI PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyatakan, kapasitas ibu kota baru bisa menampung hingga 3 juta penduduk.

Termasuk, 200 ribu pegawai negeri sipil (PNS).

Bambang Brodjonegoro mengatakan, wilayah ibu kota baru bisa diperluas hingga 180 ribu hektare, dari tahap awal 40 ribu hektare yang menampung 1,5 juta jiwa.

Konflik Tidak Bisa Selesai dengan Dialog, Putra Imam Masjid Ini Tawarkan Enam Resolusi untuk Papua

"Perluasan 180 ribu hektare bisa dua kali lipat jadi 3 juta penduduk."

"PNS yang pindah perkiraannya hampir 200 ribu," ujarnya di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Bambang Brodjonegoro menyampaikan, perluasan bisa dilakukan, namun tetap harus terkendali agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan lingkungan.

Sayangkan Mahasiswa Tolak Bertemu Jokowi, Menristekdikti: Sekarang Tidak Ada yang Bisa Disembunyikan

"Kota ini tidak boleh dibiarkan begitu saja untuk berkembang tidak terkendali."

"Jadi, tetap kota inklusif, tapi perkembangannya ada kendali supaya tidak melebar ke mana-mana," jelasnya.

Di sisi lain, ia menambahkan, urbanisasi di ibu kota baru itu terjadi dari daerah yang tadinya sedikit sekali penghuninya, menjadi kota dengan kepadatan tertentu.

Dituntut Istri Harus Selalu Bawa Uang Tiap Hari, Buruh Bangunan Curi Helm di Parkiran

Di ibu kota baru nanti, semua jenis infrastruktur harus menjadi referensi kota lain, di antaranya air dan jaringan gas.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved