Minggu, 19 April 2026

Unjuk Rasa Mahasiswa

POLISI Luruskan Kabar Ambulans Bawa Batu dan Bensin, Ini yang Sebenarnya Terjadi

POLDA Metro Jaya mengklarifikasi kabar ambulans diduga membawa batu saat kerusuhan di sekitar Gedung DPR/MPR, Kamis (26/9/2019) dini hari.

WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Mobil ambulans yang terparkir di halaman Bidokes Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2019). Ambulans itu diamankan polisi karena diduga mengangkut batu di sekitar Gedung DPR/MPR, Kamis (26/9/2019) dini hari. 

Anies Baswedan yakin, para petugas ambulans yang terdiri dari dokter, perawat, dan pengemudi itu bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP).

 Logonya Terpampang di Ambulans yang Diduga Angkut Batu dan Bensin, Begini Penjelasan Angkasa Pura II

Menurut Anies Baswedan, tugas yang mereka hadapi di tengah kericuhan bukanlah hal yang mudah.

Ketika massa menjauh dari titik kericuhan, maka petugas ambulans akan mendekat untuk mengevakuasi dan mengobati orang yang terluka.

Kemudian di saat petugas berjibaku menyelamatkan orang yang terluka, mobil ambulans dalam keadaan kosong.

 Anies Baswedan Sebut Ambulans Pemprov DKI yang Disita Polisi Cuma Satu, Empat Sisanya Milik PMI

Di situlah ada potensi petugas paramedis difitnah oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan menyisipkan batu.

“Tugas mereka bukan sebuah pekerjaan yang sederhana,” kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2019).

"Dan ini bukan sesuatu yang gampang, karena itu potensi mereka kena fitnah selalu ada,” imbuhnya.

 Sebut RKUHP Tak Mungkin Digodok Ulang, Menkumham: Sampai Lebaran Kuda Enggak akan Jadi Ini Barang

Dalam kesempatan itu, Anies Baswedan mengapresiasi upaya petugas paramedis yang berani berjuang menyelamatkan korban luka di tengah kericuhan tersebut.

Apalagi, tugas yang mereka hadapi mempertaruhkan nyawa dan diri mereka sendiri, demi menyelamatkan jiwa orang lain.

“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada petugas pemberani yang mau berada di tempat-tempat sulit."

 UNGKIT Dirinya Dituding Sebagai Penjahat HAM Timor Timur, Wiranto: Kadang Kita Dibodohi Hukum

"Di saat mayoritas kami menjauhi tempat-tempat sulit (konflik). Jadi jangan anggap enteng ini semua ya,” ucapnya.

Selain ditahan, mobil ambulans yang kedapatan menyimpan batu juga mengalami kerusakan.

Namun demikian, Anies Baswedan enggan membeberkan kerusakan yang terjadi di mobil ambulans tersebut.

 KISAH Wiranto Tak Tahu Buah Hatinya Meninggal Saat Bertugas di Timor Timur

“Detail dan lain-lain belum ada, tapi yang jelas ada kerusakan. Apa pun yang rusak akan diperbaiki,” katanya.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengakui ambulans milik Pemprov DKI Jakarta disita karena diduga membawa batu dan bensin, saat unjuk rasa ricuh pada Rabu (25/9/2019) malam.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved