Selasa, 14 April 2026

Revisi UU KPK

MAHASISWA: Maaf Perjalanan Anda Terganggu, Sedang Ada Perbaikan Reformasi

RIBUAN mahasiswa dari beragam universitas terus memadati jalan di depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Spanduk permintaan maaf mahasiswa kepada masyarakat. 

RIBUAN mahasiswa dari beragam universitas terus memadati jalan di depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Ribuan mahasiswa menuntut revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah disahkan DPR dibatalkan.

Mereka juga meminta tidak ada pengesahan sejumlah rancangan undang-undang lainnya, seperti RUU Pemasyarakatan dan Pertanahan.

JADWAL Lengkap Timnas Indonesia U19 di Kualifikasi Piala Asia 2020 dan Daftar 30 Pemainnya

Meski menyuarakan pendapatnya, para mahasiswa meminta maaf kepada masyarakat yang melintasi depan Gedung DPR menjadi tertanggu.

Penyampaian minta maaf tersebut disampaikan melalui spanduk bertuliskan 'Maaf Perjalanan Anda Terganggu Sedang Ada Perbaikan Reformasi'.

Spanduk tersebut dipasang di jembatan penyeberangan orang di depan Gedung DPR.

JOKOWI Minta DPR Tunda Sahkan RKUHP, Komisi III Salahkan Menkumham Yasonna Laoly

Pantauan di lokasi hingga siang ini, ribuan mahasiswa menyampaikan pendapatnya dengan tertib, sembari menyuarakan penolakan sejumlah RUU dan menyampaikan pesan melalui tulisan di kertas.

Sesekali mereka menyanyikan Bandung Lautan Api dan Indonesia Raya secara bersama-sama untuk membakar semangat.

Sebelumnya, aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menutup ruas jalan di depan Gedung DPR/MPR/DPD  di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019).

INI 11 Materi Baru dalam RUU Pemasyarakatan yang Batal Disahkan DPR Hari Ini

Upaya penutupan ruas jalan itu dilakukan sebagai langkah antisipasi pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, terkait adanya aksi unjuk rasa dari elemen mahasiswa dan masyarakat.

"Penutupan saat ini sudah dipasang di depan pintu utama MPR/DPR RI," kata Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir, Selasa (24/9/2019).

 Kawanan Monyet di PIK Doyan Santap Sesajen Warga, Juga Suka Makan Sampah Tercemar Logam Berat

"Dengan menggunakan security barrier di sisi kiri dan kanan," imbuhnya.

Dia menjelaskan, penutupan ruas jalan itu dilakukan menggunakan kawat berduri dan water barrier.

Upaya penutupan jalan, kata dia, dilakukan sesuai kebutuhan dan tingkat pengamanan.

 BREAKING NEWS: Densus 88 Gerebek Rumah Terduga Teroris di Cilincing, Ditemukan Bahan Peledak

"Pengamanan dilakukan terhadap massa pengunjuk rasa dan pengguna jalan lain," tambahnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved