Kamis, 30 April 2026

Kesehatan

Benarkah Minum Kopi Bisa Menyebab Kanker? Ini Jawabannya

Kopi juga mengandung antioksidan. Ini adalah zat yang dapat menghentikan atau memperlambat kerusakan sel.

Tayang:
Nutritionexp
Ilustrasi kopi 

Kopi adalah minuman sangat populer. Akan tetapi banyak orang khawatir minum kopi dapat menyebabkan kanker.

Sedangkan yang lain mengklaim bahwa minum kopi menawarkan manfaat kesehatan dan bahkan dapat mencegah kanker.

Jadi, apa buktinya?

Apakah kopi menyebabkan kanker?

Kanker adalah penyakit kompleks dan tidak selalu mudah menentukan penyebabnya.

Para peneliti telah menyelidiki banyak zat berbeda untuk mengetahui penyebab kanker dan risiko seseorang terkena kanker.

 Zat yang bisa menyebabkan kanker dikenal sebagai karsinogen.

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) meninjau lebih dari 1.000 penelitian pada manusia dan hewan.

Denada Jual Dua Rumah Demi Pengobatan Kanker Sang Buah Hati di Singapura

Kopi panas
Kopi panas (Foods Recipes)

Namun, dalam penelitian itu  tidak menemukan bukti cukup untuk menunjukkan bahwa kopi adalah karsinogen.

Studi tahun 2017 menunjukkan bahwa minum kopi menurunkan risiko pengembangan bentuk kanker tertentu.

Sedangkan penelitian sebelumnya menemukan hubungan antara minum kopi dan risiko kanker.

Pasalnya, orang kerap minum kopi berbarengan merokok ketimbang hanya minum kopi. Jadi, penyebabnya rokok, bukan pada kopinya.

Mengapa orang menganggap kopi dapat menyebabkan kanker?

Biji kopi panggang mengandung zat yang disebut akrilamida, yang merupakan produk sampingan dari proses pemanggangan.

IARC mengklasifikasikan akrilamida sebagai kemungkinan karsinogen Grup 2A.

Artinya, ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa akrilamida dapat menyebabkan kanker pada hewan.

Makan Jamur Dapat Mengurangi Risiko Kanker Prostat, Minimal Sekali Seminggu Makan Jamur

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah itu juga meningkatkan risiko kanker pada orang.

Kopi tidak mengandung akrilamida kecuali berasal dari biji kopi panggang. Orang yang khawatir tentang akrilamida sehingga dapat memilih jenis kopi alternatif.

Akrilamida juga terdapat pada:

* Asap rokok

* Proses industri, seperti membuat plastik, kertas, dan pewarna

* Makanan bertepung yang perlu dimasak pada suhu tinggi, misalnya, kentang goreng dan keripik kentang

* Kemasan makanan dan beberapa perekat dalam jumlah kecil

6 Buah-buahan yang Harus Anda Konsumsi Saat Menjalani Perawatan dan Masa Pemulihan Kanker

Orang-orang dapat membatasi paparan terhadap akrilamida dengan menyadari metode memasak dan tidak merokok.

Mereka bisa memanggang kentang alih-alih menggorengnya dan memanggang roti sampai warnanya lebih terang ketimbang sampai cokelat tua.

Ada juga hubungan antara minum cairan yang sangat panas dan kanker kerongkongan.

Minum kopi lebih panas dari 149 derajat Fahrenheit dapat meningkatkan risiko seseorang terserang kanker kerongkongan.

Oleh karena itu, yang terbaik adalah membiarkan kopi sedikit dingin sebelum meminumnya, terutama jika tidak mengandung susu.

Ilustrasi secangkir kopi
Ilustrasi secangkir kopi (Nutritionexp)

Apa risikonya?

Sebagian besar kanker terjadi karena kombinasi faktor, termasuk gen manusia, lingkungan, dan gaya hidup.

Beberapa faktor risiko utama untuk kanker meliputi merokok, kelebihan berat badan, diet tidak sehat, minum alkohol, paparan sinar matahari.

Selain itu, risiko di tempat kerja seperti paparan bahan kimia dan radiasi tertentu.

Gen turunan spesifik, meskipun ini merupakan penyebab yang relatif tidak umum

Faktor-faktor risiko ini dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker.

Misalnya, seseorang melakukan diet tidak sehat dan tidak cukup berolahraga.

5 Teh Ini Berkhasiat Meningkatkan Kesehatan Pencernaan Anda, Yuk Minum Teh Demi Kesehatan Tubuh!

Minum kopi sebagai bagian dari gaya hidup sehat tidak menjadi risiko kesehatan, tetapi konsumsi kopi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan tubuh.

Kopi mengandung kafein, yang merupakan stimulan yang membuat otak lebih waspada dan untuk sementara meningkatkan tekanan darah.

Orang yang memiliki masalah jantung dapat memilih untuk menghindari kopi jika mereka mengalami jantung berdebar setelah meminumnya.

Kopi juga dapat menyebabkan refluks asam pada beberapa orang dan dapat mengiritasi lambung.

Minum kopi pada malam hari dapat mengganggu tidur, dan tidur nyenyak sangat penting untuk kesehatan.

Anda bisa mengganti kopi dengan versi tanpa kafein atau teh herbal kemudian hari.

Terlalu Banyak PR Bikin Kesehatan Tubuh dan Kejiwaan Anak-anak Buruk, Orang Tua Juga Ikut Stres

Haruskah orang minum kopi lebih sedikit?

Biji kopi yang dipanggang mengandung beberapa akrilamida.

Peminum kopi dapat menghindari bahan kimia ini dengan memilih biji kopi yang tidak dipanggang, walaupun rasanya sangat berbeda.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi tidak lebih dari 4-5 cangkir kopi sehari.

 American Academy of Pediatrics menyarankan agar anak-anak atau remaja tidak mengonsumsi produk mengandung kafein.

Dokter umumnya juga menyarankan bahwa wanita yang sedang hamil atau menyusui membatasi konsumsi kafein.

 Namun, pedoman untuk hal ini bervariasi dan mungkin sulit diikuti karena kekuatan kopi juga berbeda.

Bisakah Makanan Digunakan Sebagai Obat? Ini Perlu Anda Ketahui Tentang Kesehatan Tubuh

Orang yang mencoba membatasi asupan kopi mereka mungkin ingin mencari saran medis atau mengurangi kopi dan produk berkafein lainnya.

Jika seseorang ingin mengurangi jumlah kopi yang mereka minum, mereka harus melakukannya perlahan.

Mengurangi kafein dapat menyebabkan sakit kepala. Mengganti kopi dengan teh, kopi tanpa kafein, air, atau teh herbal dapat mengurangi asupan kafein seseorang.

 Teh hitam dan beberapa teh herbal, seperti teh hijau, memang mengandung kafein tetapi biasanya kurang dari secangkir kopi.

Apakah ada manfaat kesehatan dari minum kopi?

Studi tahun 2017 mengkaji berbagai bukti dan menyimpulkan bahwa minum kopi dalam jumlah sedang umumnya aman.

Menurut penelitian tersebut, minum kopi juga memiliki manfaat kesehatan.

Para peneliti menemukan bahwa semua kelompok yang minum kopi memiliki tingkat kanker yang lebih rendah daripada mereka yang tidak minum kopi.

5 Cara Meningkatkan Kolagen Untuk Kesehatan Tubuh dan Kecantikan Kulit Anda

Orang-orang yang minum lebih banyak kopi memiliki risiko lebih rendah terkena kanker seperti prostat, endometrium, kulit melanoma dan non-melanoma, dan leukemia.

Studi ini tidak menemukan hubungan kuat antara konsumsi kopi dan kanker berikut lambung, kolorektal, ovarium, tiroid, payudara, pancreas, laring, dan limfoma.

Manfaat lain dari minum kopi termasuk risiko kematian lebih rendah dari semua penyebab dan risiko lebih rendah dari penyakit jantung, penyakit hati, dan penyakit Parkinson.

Para peneliti menemukan bahwa minum 3-4 cangkir kopi per hari memberi manfaat paling besar.

Kopi juga mengandung antioksidan. Ini adalah zat yang dapat menghentikan atau memperlambat kerusakan sel.

Penelitian saat ini menunjukkan bahwa kopi tidak menyebabkan kanker.

Justru kopi dapat mengurangi risiko pengembangan jenis kanker tertentu, tetapi belum ada bukti ilmiah cukup untuk membuktikannya.

Minum hingga 4 cangkir kopi sehari seharusnya tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan dan dapat mengurangi risiko penyakit tertentu. (Medical News Today)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved