Pemain Uang Elektronik Semakin Banyak, Perbankan Masih Bisa Mendominasi

Besarnya kue uang elektronik di Tanah Air banyak membuat industri keuangan non bank (IKNB) turut ikut mencicipi bisnis tersebut.

Pemain Uang Elektronik Semakin Banyak, Perbankan Masih Bisa Mendominasi
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Sekarang ini, bisnis uang elektronik makin semarak.

Besarnya kue uang elektronik di Tanah Air banyak membuat industri keuangan non bank (IKNB) turut ikut mencicipi bisnis tersebut.

Kendati demikian, industri perbankan hingga kini nyatanya masih menjadi salah satu pemakan kue terbesar.

Ambil contoh, PT Bank Mandiri Tbk, salah satu bank BUMN mengaku adanya sinergi antar BUMN lewat dompet elektronik LinkAja kian membuat bisnis semakin luas.

Thomas Wahyudi, Senior Vice President Transaction Banking and Retail Sales Bank Mandiri, mengatakan, bersama dengan Himbara yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) LinkAja bakal tumbuh menjadi salah satu pemain besar di bisnis uang elektronik berbasis server.

Menurut Thomas, lewat kolaborasi ini penetrasi transaksi non tunai LinkAja di tahun ini bakal menembus 6,2 juta pengguna aktif di tahun 2019 saja.

Berikut Penjelasan Analisis soal Nilai Tukar Rupiah

LinkAja merupakan uang elektronik berbasis aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk melakukan isi saldo dan menggunakannya untuk berbagai transaksi.

Dengan menggunakan LinkAja, pengguna dapat melakukan transaksi pembelian pulsa/paket data, pembelian/bayar listrik, transaksi di berbagai merchant offline dan online (seperti Tokopedia, Bukalapak).

Ke depannya aplikasi ini juga akan berfungsi sebagai dompet elektronik, sehingga tidak hanya uang elektronik, pengguna juga dapat menggunakan kartu debit atau kredit untuk bertransaksi melalui aplikasi dengan cara menambahkan kartu debit atau kredit.

Bank berlogo pita emas ini mengklaim pihaknya masih menjadi jawara dalam bisnis uang elektronik berbasis kartu chip yakni Mandiri e-money.

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved