Pasar Uang
Berikut Penjelasan Analisis soal Nilai Tukar Rupiah
Satu pekan ini, kurs rupiah kembali perkasa terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS).
WARTA KOTA, PALMERAH--- Satu pekan ini, kurs rupiah kembali perkasa terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS).
Banyaknya sentimen positif dari eksternal memicu penguatan yang terjadi pada mata uang garuda.
Berdasarkan data Bloomberg yang dilansir Kontan, kurs rupiah pada akhir pekan ini ditutup di level Rp 13.967 per dolar AS, menguat 0,19 persen dibanding sehari sebelumnya. Selama sepekan, rupiah menguat 0,95 persen.
Sementara di kurs tengah Bank Indonesia rupiah terhadap dolar AS menguat 0,72 persen dibanding sehari sebelumnya.
• Nilai Tukar Rupiah Masih Perkasa, Berikut Perjalanan Rupiah dari Pagi Hingga Jelang Sore Hari
Selama sepekan, rupiah menguat 1,34 persen ke level Rp 13.950 per dolar AS.
Analis Monex Investindo, Faisyal, mengatakan, sentimen global mendominasi penguatan rupiah selama sepekan.
Ia mengatakan, sentimen utamanya datang dari situasi perang dagang antara AS dan China.
Saat ini kedua negara tersebut sedang memberikan kelonggaran mengenai kebijakan tarif impor sehingga menyebabkan situasi perang dagang melunak.
• Berikut Pergerakan Harga Emas dari Pagi Hingga Sore Hari
“Data dari domestik sedikit, sehingga sentimen utamanya datang dari global terutama situasi perang dagang,” kata Faisyal.
Selain itu, Faisyal mengatakan, penguatan rupiah pada pekan ini mendapat pengaruh dari kebijakan moneter bank sentral Eropa.
Bank Sentral Eropa pada tengah pekan lalu memberikan kelonggaran moneter sehingga memberi sentimen positif bagi pergerakan mata uang garuda.
Ia mengatakan, ada pengaruh dari harga minyak mentah yang terkoreksi sehingga rupiah ikut bangkit.
“Investor kembali ke aset-aset berisiko seperti rupiah,” ujar Faisyal
• Bisnis Waralaba Bergairah, Berikut Penjelasan Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia
Ekonom Bank Mandiri, Reny Eka Putri, sependapat bahwa sentimen utama rupiah pada pekan ini dikarenakan perang dagang AS dan China yang melunak.
Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menunda kebijakan tarif impornya terhadap China memberikan optimisme bagi pelaku pasar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kurs-rupiah-hari-ini__kh8h.jpg)