Pasar Modal

Bagaimana Pergerakan IHSG Awal Pekan? Berikut Penjelasan Analisis dan Perjalanan IHSG Pekan Lalu

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi tidak begitu kuat pada perdagangan Senin (16/9/2019).

Bagaimana Pergerakan IHSG Awal Pekan? Berikut Penjelasan Analisis dan Perjalanan IHSG Pekan Lalu
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH---- Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi tidak begitu kuat pada perdagangan Senin (16/9/2019).

Pada awal pekan besok, IHSG masih kena pengaruh sentimen global.

Di awal pekan lalu, IHSG menguat tiga hari, melanjutkan kenaikan tiga hari pekan sebelumnya.

Akan dalam dua hari perdagangan terakhir hingga Jumat (13/9), IHSG turun. Jumat lalu, IHSG turun 7,33 poin atau 0,12 persen ke 6.334,84.

Tarif Cukai Rokok Naik, Bagaimana Tren Cukai Rokok di Negara Anggota OECD?

Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas, mengatakan, pada perdagangan esok hari IHSG masih akan dipengaruhi berbagai sentimen seperti rilis data ritel, harga minyak mentah WTI, dan proses Brexit yang masih berlarut-larut.

“Investor akan melihat data penjualan ritel Agustus untuk tanda-tanda ekspansi lanjutan setelah belanja konsumen mengalahkan ekspektasi pada bulan Juli. Di tempat lain, minyak mentah WTI sedikit berubah menjadi sekitar 55 dollar AS per barel setelah pada peringatan untuk OPEC dari International Energy Agency pasar global menghadapi suplus besar minyak mentah pada tahun 2020," kata Lanjar, Sabtu (14/9/2019).

Lanjar mengatakan, nilai tukar poundsterling menguat ketika masalah Perdana Menteri Boris Johnson semakin dalam dan pembicara dari House of Commons memperingatkannya agar tidak memaksa Inggris keluar dari UE.

Pemain Uang Elektronik Semakin Banyak, Perbankan Masih Bisa Mendominasi

Hans Kwee, Direktur Anugerah Mega Investama, melihat, meredanya perang dagang dan peluang The Fed akan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis point pada bulan ini masih akan jadi sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG.

Menurut Hans, pemangkasan suku bunga The Fed akan membuka peluang bagi BI untuk kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis points.

Melihat perdagangan esok, Lanjar memproyeksikan IHSG masih akan melemah dan berada di level 6.292-6.350.

Hans yang juga memproyeksikan IHSG berpeluang konsolidasi melemah dengan support di level 6.281-6.318 dan resistance di level 6.375-6.414.

16 Tahun Terbit, Koran Lokak Milik Jeff Bezos Akhirnya Bangkrut

Adapun untuk saham-saham yang layak diakumulasikan besok Lanjar memproyeksikan LSIP, AALI, SMGR, INTP, INDF, UNVR, WIKA, ERAA, RALS.

Sementara Hans Kwee merekomendasikan untuk mengakumulasikan saham BBNI, JPFA, SMRA, INTP, UNVR.

Berikut pergerakan IHSG selama sepekan kemarin:

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul IHSG diprediksi masih akan melemah pada awal pekan

Halaman
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved