Seleksi Pimpinan KPK

Anak Buahnya Tak Lolos Jadi Pimpinan KPK Jilid V, Ini Kata Jaksa Agung

PIMPINAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jilid V telah dipilih oleh Komisi III DPR, Kamis (12/9/2019) malam.

Anak Buahnya Tak Lolos Jadi Pimpinan KPK Jilid V, Ini Kata Jaksa Agung
Ambaranie Nadia K.M
Jaksa Agung H.M Prasetyo. 

PIMPINAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jilid V telah dipilih oleh Komisi III DPR, Kamis (12/9/2019) malam.

Dari lima orang yang terpilih, tak ada satu pun yang berprofesi sebagai jaksa.

Menanggapi hal itu, Jaksa Agung HM Prasetyo mengaku tak ambil pusing dan tak mempermasalahkan.

Pembelian 11 Jet Sukhoi Tak Kunjung Terwujud Sejak 2015, Kementerian Perdagangan Ungkap Kendalanya

Ia menilai pihaknya telah memiliki banyak jaksa yang bekerja di lembaga anti-rasuah tersebut. 

"Ya ndak apa-apa, kami punya 90 jaksa lebih di situ (KPK)."

"Mereka yang nanti bekerja di sana untuk kasus-kasus yang ditangani oleh KPK," ujar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019).

Jika Dalam Dua Tahun Penyidikan Tidak Selesai, Jokowi Setuju KPK Bisa Hentikan Kasus Alias SP3

Prasetyo pun membantah tak terpilihnya Johanis Tanak sebagai pimpinan KPK periode 2019-2023, lantaran adanya intervensi dari Jaksa Agung dalam kasus kader Partai NasDem H Bandjela Paliudju.

Mantan politikus Nasdem tersebut juga menegaskan dirinya lah yang mengusulkan Johanis Tanak untuk mengikuti seleksi capim KPK.

"Ndak ada, konflik apa? Yang mengatakan konflik kan kalian, ndak ada konflik."

Dosen Ini Langsung Salat di Kuburan Setelah Tahu Namanya Terpilih Jadi Pimpinan KPK Jilid V

"Saya usulkan Tanak untuk ikut seleksi capim KPK, konflik apa?" ucap Prasetyo.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved