Sabtu, 11 April 2026

Kesehatan

Jangan Abaikan Anak yang Suka Berada di Dalam Kamar Saja

Fenomena media sosial membius banyak orang, tak terkecuali anak dan remaja. Sayangnya, terlalu banyak terekspos medsos juga menimbulkan efek negatif

Penulis: |
Istimewa
ilustrasi aplikasi medsos 

Fenomena media sosial (medsos) membius banyak orang, tak terkecuali anak dan remaja.

Sayangnya, terlalu banyak  terekspos media sosial juga  menimbulkan efek negatif.

Tidak hanya bagi orang dewasa, apalagi anak-anak yang masih dalam proses pencarian jati diri.

Fakta tentang hubungan media sosial dan depresi diungkap oleh laporan dari Centre for Longitudinal Studies yang berjudul Heavy  Social Media Use Linked to Depression in Young Teens.

Laporan itu menjelaskan  data 10.904 anak yang lahir antara tahun 2000 sampai 2002 di Inggris yang berjenis perempuan rata-rata memiliki skor gejala depresi yang tinggi.

Sebanyak 43,1 persen anak perempuan mengatakan, mereka menggunakan media sosial selama tiga jam atau lebih per hari dibandingkan anak laki-laki yang hanya 21,9 persen.

 Gubernur Papua Lukas Enembe Kebingungan, Ratusan Mahasiswa Asal Papua Pulang Kampung

 VIRAL Bocah Tewas Diduga Jadi Korban Perundungan Temannya, Sang Ibu: Kebenaran Akan Terungkap

 KISAH Soeharto dan Keluarga Cendana saat G30S/PKI Terjadi, Bu Tien Gelisah dan Mengungsi

 TPA Bantargebang Disorot Leonardo DiCaprio, Ini Kata Walikota Bekasi

Penelitian  tersebut juga menyebutkan ketika  anak terlalu lama terpapar medsos akan  lebih berisiko mengalami perubahan kebiasan tidur, pelecehan di dunia maya, citra tubuh atau penerimaan dengan penampilan mereka sendiri serta harga diri.

Semua itu saling terkait dengan risiko peningkatan depresi.

Mereka jadi kerap memperhatikan penampilan fisik, mengambil foto, dan mengomentari foto-foto.

Hal itu selanjutnya akan mempengaruhi tingkat stress mereka.

Muhammad Agus Syafii, Konsultan dan Pemerhati Anak dari Rumah Amalia Ciledug mengatakan, agar anak-anak terhindar dari terlalu banyak terpapar ponsel dan media sosial, sebaiknya orangtua menjauhkan ponsel  dari tempat tidur anak.

 AWAS Jangan Terjebak, Ini 25 Ruas Jalan Ganjil Genap di Jakarta, Berlaku Mulai Senin (9/9)

Hal  ini salah satu cara mengatasi gangguan tidur dan suasana hati bahagia.

“Batasi penggunana media sosial di malam hari. Lakukan hal ini agar anak tidur nenyak dan bisa memperbaiki suasana hati dan masalah lain agar hidup bahagia,” tutur Agus  kepada wartawan di sela-sela kunjungan anak-anak Rumah Amalia  ke Sky World Taman Mini Indonesia Indah, belum lama ini.

Ia menjelaskan, aktivitas sosial serta mengajak anak untuk  berbincang, melakukan aktivitas motorik seperti bermain bersama akan menggembirakan anak.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved