Kesehatan
Jangan Abaikan Anak yang Suka Berada di Dalam Kamar Saja
Fenomena media sosial membius banyak orang, tak terkecuali anak dan remaja. Sayangnya, terlalu banyak terekspos medsos juga menimbulkan efek negatif
Penulis: |
“Dengan melakukan aktivitas yang menggembirakan serta saling berbincang akan membuat anak tidak akan menggunakan telepon mereka sebagai sahabat, guru, ataupun panutan,” ujar Agus.
• Hotman Paris Sebut Farhat Abbas Pamer Pamit ke Swiss untuk Wakili Nenek Ngadu ke PBB
Orangtua juga harus perhatian ketika melihat anak mulai kecanduan berselancar di media sosial.
Di antaranya sensitive mudah emosi, sering mengeluh sakti kepala dan mual, mudah keluar keringat dingin, introvert, serta menghindari aktivitas motorik.
Bila ciri-ciri itu ada di anak, Agus menyarankan agar segera dibawa ke rumah sakit atau tempat yang dapat mengurangi kecanduan media sosial.
Pasalnya jika dibiarkan akan menganggu tumbuh kembang anak.
• Franda Emosi Nama Anaknya Dicontek Persis, Beda dengan Samuel Zylwgyn Menanggapinya
“Orangtua harus aware ketika anak maunya di kamar saja, suka teriak-teriak. Harus diajak interaksi untuk berbincang-bincang, aktivitas motoric, fisik, dan verbal,”katanya. (lis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/aplikasi-medsos.jpg)