Ganjil Genap

Ada Pelanggar yang Tidak Tahu Ganjil Genap, Ini Kata Kadishub

Meski masih ditemukan adanya pelanggaran dalam kebijakan perluasan ganjil genap di Jakarta, Pemerintah DKI menyebut telah melakukan sosialisasi ganjil

Ada Pelanggar yang Tidak Tahu Ganjil Genap, Ini Kata Kadishub
Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo didampingi Wadir Lantas Polda Metro Jaya AKBP I Made Agus Prasetya memberikan keterangan kepada wartawan terkait perluasan wilayah pemberlakuan Ganjil Genap di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya memperluas wilayah ganjil genap bagi kendaraan bermotor. 

Meski masih ditemukan adanya pelanggaran dalam kebijakan perluasan ganjil genap di Jakarta, Pemerintah DKI menyebut telah melakukan sosialisasi ganjil genap semaksimal mungkin.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo saat meninjau Simpang Tomang, Jakarta Barat saat ganjil genap.

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi yang menyasar pusat perbelanjaan hingga pusat kegiatan.

"Jika masih ada satu-dua hal yang wajar. Karena memang dalam proses sosialisasi tidak semua datang ke mal, tidak semua di jalan, namun demikian perlu dipahami bahwa ini sudah ditetapkan berlaku efektif mulai tanggal 9 September," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Selasa (10/9/2019).

Setelah berlaku efektif, siapa pun yang masuk ke jaringan ini tetap dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009.

 Gubernur Papua Lukas Enembe Kebingungan, Ratusan Mahasiswa Asal Papua Pulang Kampung

 VIRAL Bocah Tewas Diduga Jadi Korban Perundungan Temannya, Sang Ibu: Kebenaran Akan Terungkap

 KISAH Soeharto dan Keluarga Cendana saat G30S/PKI Terjadi, Bu Tien Gelisah dan Mengungsi

 TPA Bantargebang Disorot Leonardo DiCaprio, Ini Kata Walikota Bekasi

Pihaknya mengaku menerapan ganjil genap ini dalam upaya merubah paradigma traportasi masyarakat.

Menurutnya Pemprov DKI telah berupaya keras untuk mewujudkan sistem angkutan umum yang terintegrasi melalui program Jak Lingko.

"Kami berharap masyarakat silakan melakukan perjalanan sistem angkutan umum tadi. Apabila dalam proses angkutan umum tadi terdampak hal-hal yang belum sesuai ekspetasi dia dalam layanan, silakan beri masukan kepada kami untuk kami perbaiki," katanya.

 Kronologi dan Pengakuan Pemotor Tabrak Anak di Trotoar yang Viral di Medsos, Simak Penjelasan Polisi

Syafrin, berharap ke depan adalah sistem angkutan umum yang ada, kualitasnya sesuai dengan ekspetasi masyarakat. Sehingga masyarakat tetap merasa nyaman mengunakam transportasi umum. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved