Kecelakaan

UPDATE Pendarahan Bagian Dalam Diduga Jadi Penyebab Meninggalnya Aiptu Imran Yasin

Pendarahan Bagian Dalam Diduga Jadi Penyebab Meninggalnya Aiptu Imran Yasin. Autopsi bagian luar hanya lecet-lecet dan memar

UPDATE Pendarahan Bagian Dalam Diduga Jadi Penyebab Meninggalnya Aiptu Imran Yasin
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/9/2019). 

RS Polri Kramat Jati melakukan proses autopsi terhadap jasad Aiptu Imran Yasin (50) yang tewas setelah dihantaman truk di Tol JORR area Ciledug arah Meruya pada Selasa (3/9/2019) kemarin, sekira pukul 22.50 WIB.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo mengatakan Aiptu Imran Yasin mengalami pendarahan dalam yang menyebabkannya meninggal dunia.

"Kemungkin terjadi pendarahan di dalam badan, mungkin. Entah jantung, paru-paru, nanti kita lihat. Penyebab pastinya apa nanti kita lihat dari hasil autopsi," kata Edy di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/9/2019).

Ditinggal Ayah, Putra Aiptu Imran Yasin Terlihat Tegar

Baru Berjalan Beberapa Langkah dari Liang Lahat, Istri Aiptu Imran Berbalik dan Kembali Menangis

Proses autopsi belum rampung karena jenazah Imran yang dihantam truk saat menindak sebuah truk boks berpelat B 9817 WCB, baru tiba di RS Polri pukul 01.31 WIB tadi.

Berdasarkan pemeriksaan luar, Edy menuturkan terdapat sejumlah luka lecet dan memar di tubuh Imran yang tercatat anggota Ditlantas Polda Metro Jaya sebagai petugas Patroli Jalan Raya (PJR).

"Luka lecet, pipi, dahi, leher. Luka memar pada dada kanan. Pemeriksaan luar, tampak dari luar luka dahi, pipi kanan, kiri, lutut kiri sama dada kanan. Itu luka yang tampak dari luar," ujarnya.

Suasana evakuasi setelah kecelakaan di Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2) Ciledug, tepatnya di KM 13.200B, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019) malam.
Suasana evakuasi setelah kecelakaan di Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2) Ciledug, tepatnya di KM 13.200B, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019) malam. (ISTIMEWA)

Kali Jambe Bekasi Penuh Tumpukan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Sudah Tahu

Helmalia Putri Berharap Berjodoh dengan Indra Bruggman Sampai Menikah

Ibu yang Diduga Suruh Yayan Buka Kandang Sparta Akan Diperiksa Polisi Esok

Sebelumnya, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir mengatakan saat kejadian Imran sedang bertugas bersama Brigadir Daniel.

Saat mereka melakukan penindakan, sebuah light truck berpelat B 9527 QI yang dikemudikan sopir berinisial AGS melintas di jalur lambat dan menabrak guard-rail tol.

"Tiba-tiba dari arah timur lajur 3, melaju light truck yang dikemudikan AGS. Truk itu mengarah ke bahu jalan dan menabrak guard-rail tol, lalu menabrak korban yang sedang menindak truk boks," tutur Nasir.

Bupati Tangerang Lepas Bocah Ajaib Ikut Olimpiade Matematika di India

Masih Mahasiswa, Ini Cara Anggota DPRD Berusia 22 Tahun Mengatur Waktu Kuliahnya

Jasad Imran dibawa ke RS Polri setelah dinyatakan meninggal oleh dokter RS Dr. Suyoto, sementara Daniel yang selamat menderita luka lecet di bagian kaki.

AGS sendiri kini telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan terkait kronologi kejadian yang menewaskan Imran. 

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved