Pembunuhan

UPDATE, Bukan Cuma Suara Dengkuran, Usaha Milik Pembunuh Ayah Kandung di Bekasi Bangkrut

Usaha Bangkrut, Stres, Keluarga Bermasalah, Suherman mendapat gangguan kejiwaan. Suara Dengkuran Hanya Alasan Suherman, Jadi Pembunuh Ayah Kandung.

UPDATE, Bukan Cuma Suara Dengkuran, Usaha Milik Pembunuh Ayah Kandung di Bekasi Bangkrut
Istimewa
Suherman (35) tega membunuh ayah kandungnya sendiri menggunakan linggis. Bukan Cuma Suara Dengkuran, Usaha Milik Pembunuh Ayah Kandung di Bekasi Bangkrut 

Adapun pelaku Suherman ditangkap sekitar pukul 07.30 WIB di rumah kakanya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Korban dipukul bagian kepala dengan linggis sebanyak tiga kali.

"Korban meninggal di tempat, hasil otopsi meninggal akibat benda tumpul atau pakai linggis tapi bukan bagian yang tajamnya," kata Taifur.

Kasus ini masih dalam pengembangan, pihaknya masih terus intens melakukan penyelidikan motif pasti tindakan pembunuhan tersebut termasuk menunggu hasil tes kejiwaan.

Sebelumnya, Turiman (40) warga setempat mengungkapkan Suherman dahulu merupakan bos lapak rongsokan.

Akan tetapi 5 tahun lalu usahanya bangkrut, tak lama itu juga ia ditinggal istrinya.

"Dulu banyak uang, saat masih jadi bos limbah bos lapak. Dia baik juga, kalau lagi pulang ke rumah suka kasih rokok kopi aja sama bapak-bapak disini," ujarnya kepada Wartakota, Minggu (1/8/2019).

Akan tetapi, ketika usahanya bangkrut dan ditinggal istri ia kerap menyendiri.

"Dulu tinggal di lapak rongsokannya engga jauh dari rumahnya. Tapi pas bangkrut sekitar satu tahun jadi tinggal sama orangtuanya," jelas dia.

Kemudian, saat tinggal bersama orangtuanya beberapakali terlihat Suherman kumat dengan marah dan teriak-teriak sendiri.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved