Pembunuhan

UPDATE, Bukan Cuma Suara Dengkuran, Usaha Milik Pembunuh Ayah Kandung di Bekasi Bangkrut

Usaha Bangkrut, Stres, Keluarga Bermasalah, Suherman mendapat gangguan kejiwaan. Suara Dengkuran Hanya Alasan Suherman, Jadi Pembunuh Ayah Kandung.

UPDATE, Bukan Cuma Suara Dengkuran, Usaha Milik Pembunuh Ayah Kandung di Bekasi Bangkrut
Istimewa
Suherman (35) tega membunuh ayah kandungnya sendiri menggunakan linggis. Bukan Cuma Suara Dengkuran, Usaha Milik Pembunuh Ayah Kandung di Bekasi Bangkrut 

Kemudian, lanjut Taifur, berdasarkan keterangan pihak Pusekesmas pelaku pernah dilakukan pengobatan.

Akan tetapi kondisinya tak kunjung sehat sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

"Kondisinya itu suka ngamuk baik dengan keluarga atau lingkungannya. Tapi kalau lagi sadar ya normal kaya orang biasa aja," imbuhnya.

Merasakan Keseruan Bermain Lumpur di Serpong Green Warrior Run 2019

"Terus kalau diajak oleh Puskesmas ke RSJ keluarga selalu engga mau selalu menutupi, mungkin karena aib kali ya, jadi mungkin malu atau gimana," kata Taifur.

Puncaknya saat terjadi peristiwa pembunuhan itu, pelaku beralasan kesal karena ayah kandungnyaa kerap mendengkur saat tidur.

Saat kejadian, pelaku dengan korban masih mengobrol dan menonton televisi sampai pukul 12.00 dini hari.

Kemudian, pelaku tidur di kamar dan ayahnya tidur di ruang TV.

"Karena orang kaya gitu artinya masih labil kejawaannya sehingga lakukan tindakan tersebut. Tapi kita belum bisa memastikan karena itu ranahnya medis," kata Taifur.

Ketika pukul 05.00 WIB pagi, istri korban datang ke rumah itu melihat sudah dalam keadaan tergeletak penuh darah.

"Pelaku tidur sama bapaknya satu rumah, istri korban dengan anak perempuannya dirumah sebelahnya. Begitu datang lihat kondisi itu langsung teriak, warga datang dan langsung kami (polisi) datang," ungkap Taifur.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved