Jumat, 1 Mei 2026

Ibu Kota Pindah

Sindiran Petinggi Polri Ejek Pengemudi Motor Serobot Busway, Sebut Calon Orang Daerah

Petinggi Polri membagikan sebuah video kelakuan pengemudi motor di Jakarta. Puluhan motor masuk di jalur busway dan melawan arah.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Dian Anditya Mutiara
Instagram @khirsnamurti_bdg91
Petinggi Polri Khrisna Murti membagikan video kelakuan pengendara motor di Jakarta 

Presiden menjelaskan jika pemilihan dua kabupaten tersebut sudah berdasarkan studi selama 3 tahun yang dilakukan oleh pemerintah.

“Kita intensifkan studinya 3 tahun terakhir ini dan hasil kajian lokasi ibukota baru paling ideal adalah sebagian Kabupaten Penajem Paser Utara dan sebagaian Kabupaten Kutai Kertanegara Provinsi Kalimantan Timur,” kata Jokowi di Istana Negara, Senin (26/8/2019).

Kalangan DPRD DKI Jakarta Ungkap Peluang untuk Penataan RTH Terkait Wacana Pemindahan Ibu Kota

Jokowi pun memiliki 5 alasan dipilihnya lokasi ibu kota kedua Kabupaten tersebut 

Pertama kata Jokowi risiko kebencanaan di dua wilayah tersebut kecil. Dimana jarang terjadi bencana banjir, gempa bumi, tsunami dan kebakaran hutan.

Alasan kedua lokasi dua kabupaten tersebut dianggap strategis karena berada di tengah-tengah Indonesia.

Ketiga kata Jokowi, dua wilayah tersebut berada di wilayah perkotaan yang sudah berkembang.

Cuitan Ustadz Tengku Zulkarnain Soal Pindah Ibu Kota, Pakai Ilustasi Peta yang Dibuat Bahan Candaan

Selain itu alasan keempat ialah dua wilayah tersebut dianggap sudah memiliki infrastruktur yang relatif lengkap.

Terakhir Jokowi beralasan jika di dua wilayah tersebut pemerintah sudah memiliki tanah seluas 180 ribu hektar.

“Tersedia lahan yg dikuasai pemerintah seluas 180 ribu hektar,” kata Jokowi.

Masih Banyak yang Terobos Jalur Busway, 145 Pengendara Roda Dua Ditilang Polisi

 Satgas Sterilisasi Busway Satlantas Jakarta Timur menilang sebanyak 145 pengendara roda dua di Jalan Jatinegara Barat, tepatnya di dekat Pasar Mester, Jatinegara, Jakarta Timur.

Ratusan kendaraan tersebut terjaring razia akibat menerobos jalur Bus TransJakarta di sepanjang jalan tersebut.

"Sampai dengan siang ini sebanyak 145 pelanggar kami tindak di Jalan Jatinegara Barat," ucap Kanit Tim Penegakan dan Penertiban (Gaktib) Lantas Jakarta Timur Iptu Sigit saat dikonfirmasi, Kamis (21/2).

Transjakarta Jalin Kerja Sama dengan Universitas Paramadina Jakarta

Tak hanya itu, pengendara yang melawan arus lalu lintas juga dilakukan penindakan di sepanjang Jalan Jatinegara Barat.

"Pelanggaran kasat mata seperti motor melintas di atas trotoar dan melawan arus juga tetap kami lakukan penindakan," ujarnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved