Kamis, 23 April 2026

Berita Tangerang

Curhat Ibu dari Mayat Bocah Digendong: Kok Tega Ya Kayak Gitu, Harusnya Ambulans Bisa Melayani

Setelah anaknya itu meninggal, keluarga korban ditolak mendapatkan pelayanan di Puskesmas Cikokol, Kota Tangerang.

Wartakotalive/Andika Panduwinata
Maysaroh ibu dari Husein yang tenggelam di Sungai Cisadane dan ditolak Puskesmas Cikokol untuk meminjam ambulans 

Ia menyebut bahwa buah hati yang telah tiada ini merupakan sosok yang periang. Husein bersekolah di SDN Cikokol Kota Tangerang.

"Anaknya rajin belajarnya, pinter juga," kenang Maysaroh.

Wali Kota Arief R Wismansyah Salahkan Anak Buahnya yang Tak Mau Angkut Jenazah Bocah Tenggelam

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menggelar takziah mendatangi kediaman korban, Minggu (25/8/2019).

Ia bersama rombongan menyampaikan permohonan maaf atas permasalahan tersebut.

Kendati demikian, dirinya terkesan melempar tanggung jawab dari permasalahan ini.

Arief salahkan anak buahnya yang tidak memberikan pelayanan yang tak manusiawi itu kepada korban.

"Ini yang salah dari Dinas Kesehatan. Nanti saya tegur pihak Puskesmasnya juga," ujar Arief kepada Warta Kota, Minggu (25/8/2019).

 Jenazah Bocah Tenggelam Diterlantarkan Puskesmas, Begini Respon Wali Kota Tangerang

Padahal pihak Puskesmas menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai atasannya.

Dalam SOP tersebut mobil ambulans tidak diperbolehkan untuk membawa jenazah.

Hal itu pun diamini oleh Kadis Kesehatan Kota Tangerang Lisa Puspadewi.

Lisa menyatakan ambulans hanya dipergunakan bagi pasien dalam kondisi kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan segera.

"Ditambah di dalam mobil ambulans banyak alat medis yang harus dalam kondisi steril. Kalau digunakan untuk jenazah, khawatir berdampak pada pasien yang nantinya menggunakan ambulans itu," ucap Lisa.

 Pius Situmorang Sebut Puskesmas Kamal Muara Sengaja Beri Obat Kedaluwarsa ke Kliennya

Menanggapi hal itu, Wali Kota pun mengaku akan melakukan pembenahan di dalam tubuh Dinkes Kota Tangerang. Ia mengklaim akan segera melakukan revisi terkait SOP pelayanan ambulans ini.

"Saya panggilin nanti Dinkes dan Puskesmas, ini mereka yang harus tanggung jawab. Hari ini juga SOP penggunaan ambulans dalam pelayanan masyarakat di Puskesmas saya revisi," kata Arief. 

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved