Kamis, 16 April 2026

Bisnis

Shell Lubricants Indonesia Dukung Pengembangan Inovasi Energi, Ini Pemenang Think Efficiency 2019

Kompetisi berhadiah total Rp 150 juta ini merupakan bentuk kontribusi Shell untuk Indonesia dalam mendorong lahirnya inovator teknologi masa depan.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
Shell Lubricants Indonesia bekerja sama dengan Energy Academy Indonesia (Ecadin) menggelar Seminar Nasional bertajuk 'Inovasi untuk Negeri' di Jakarta, Selasa (20/8/2019). Seminari ini diadakan bersamaan dengan kompetisi final ‘Think Efficiency 2019’. 

Seminar bertajuk Inovasi untuk Negeri ini juga membahas berbagai tantangan dan gagasan serta kebijakan terkait masa depan energi, yang disampaikan oleh para narasumber yang menjadi pakar di bidangnya.

SHELL Lubricants Indonesia bekerja sama dengan Energy Academy Indonesia (Ecadin) menggelar Seminar Nasional bertajuk Inovasi untuk Negeri di Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Seminar ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-74 tahun dan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional pada tanggal 10 Agustus.

Acara ini juga merupakan wujud komitmen Shell dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan,riset dan inovasi di Indonesia.

Lepas Ratusan Peserta Laseda, Wali Kota Airin: Tangsel Kota Termuda tapi Punya Banyak Sejarah

Hadirkan Ratusan Lapak, Jakarta Coffee Week 2019 Bawa Misi Ganti Sedotan Plastik dengan Stainless

1.050 Anak Kurang Mampu dan Penyandang Disabilitas Ikut Rayakan Hari Anak Nasional 2019 di Dufan

Seminar yang digelar bersamaan dengan kompetisi final ‘Think Efficiency’ i ini menghadirkan para pakar dari berbagai sektor energi sebagai narasumber.

Mereka antara lain Prof Ainun Naim, Ph.D, Sekretaris Jendral Kementerian Ristek dan Perguruan Tinggi RI; Dr. Deendarlianto, Dewan Riset Nasional & Kepala Pusat Studi Energi UGM; Nur Yuniarto, Ketua Pusat Riset Kendaraan Listrik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya; danRicky Elson, Founder Lentera Bumi Nusantara.

Lebih dari 10 Tahun, SLB B Frobel Montesori Bakal Punya 2 Toilet untuk Anak-anak Berkebutuhan Khusus

Guru Honorer Tinggal di Toilet Padahal Sudah Sarjana Belum Diangkat Juga, Begini Kondisinya Sekarang

Shell Lubricants Indonesia bekerja sama dengan Energy Academy Indonesia (Ecadin) menggelar Seminar Nasional bertajuk 'Inovasi untuk Negeri' di Jakarta, Selasa (20/8/2019). Seminari ini diadakan bersamaan dengan kompetisi final ‘Think Efficiency 2019’. Tampak para pemenang foto bersama.
Shell Lubricants Indonesia bekerja sama dengan Energy Academy Indonesia (Ecadin) menggelar Seminar Nasional bertajuk 'Inovasi untuk Negeri' di Jakarta, Selasa (20/8/2019). Seminari ini diadakan bersamaan dengan kompetisi final ‘Think Efficiency 2019’. Tampak para pemenang foto bersama. (Istimewa)

Pentingnya risel dan inovasi teknologi

Menurut Dian Andyasuri, Direktur Pelumas PT Shell Indonesia, Shell memahami pentingnya riset dan inovasi teknologi untuk menghadapi dunia yang terus berkembang dan tantangan energi di masa depan.

“Inovasi berkelanjutan merupakan prioritas kami di Shell. Kami telah melakukan berbagai terobosan serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk kalangan industri dan akademisi," tuturnya.

"Untuk bersama-sama mencari ide, solusi dan inovasi teknologi sejalan dengan semangat Revolusi Industri 4.0 yang menjadi lompatan besar bagi sektor industri termasuk dalam hal pemanfaatan energi,” imbuh Dian dalam siaran resminya, Selasa (20/8/2019).

Masa depan energi

Seminar 'Inovasi untuk Negeri' yang dihadiri tak kurang dari 100 peserta ini membahas berbagai isu menarik seputar energi dan tribologi (ilmu mengenai gesekan, keausan dan pelumasan yang berkontribusi terhadap efisiensi energi).

Seminar ini juga membahas berbagai tantangan dan gagasan serta kebijakan terkait masa depan energi, yang disampaikan oleh para narasumber yang menjadi pakar di bidangnya.

“Sejalan dengan semangat perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke-74 tahun ini, kami melihat Think Efficiency sebagai katalisator invensi dan inovasi dalam menyiapkan generasi unggul untuk Indonesia maju,” ujar Prof. Ainun Naim, yang menjadi pembicara utama dalam seminar ini.

Dewan Riset Nasional & Kepala Pusat Studi Energi UGM Deendarlianto berbicara mengenai ketahanan energi nasional.

Ia menjelaskan konsep Center of Excellence (COE) sebagai sebuah ide untuk menghadapitan tangan energi masa depan.

Menurutnya, target Energi Baru dan Terbarukan (EBT) pada tahun 2025 sangat tinggi yaitu 23%. Untuk menghadapi tantangan tersebut, COE (Center of Excellence) yang berfungsi memfasilitasi, memimpin, memberikan dukungan dan/atau pelatihan kepada masing-masing area fokus menjadi kunci dalam melahirkan inovasi melalui riset-riset unggulan yang terintegrasi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved