Minggu, 3 Mei 2026

Anggota DPRD DKI Jakarta Boleh Jual Pin Emas

SEKRETARIS DPRD DKI Jakarta M Yuliadi mengungkapkan, pin emas yang diberikan kepada anggota Dewan, sejatinya sebagai atribut bagi mereka.

Tayang:
Penulis: Junianto Hamonangan |
Istimewa/Dok Taufiqqurahman
Penampakan pin emas anggota DPRD DKI Jakarta, Selasa (20/8/2019). 

Pin emas itu semata-mata atribut membedakan masyarakat dengan anggota dewan saat bekerja.

“Kalau mereka enggak mau pakai emas ya terserah saja."

"Kalau Korpri kan banyak di mana-mana, tapi kalau lambang DPRD kan enggak sembarangan, agak susah,” bebernya.

Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menolak pengadaan pin emas senilai Rp 1,3 miliar untuk anggota DPRD DKI Jakarta terpilih.

 Gugat PLN, Azas Tigor Nainggolan Minta Ganti Rugi Rp 6.500

Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest mengatakan, dirinya lebih memilih membeli replika pin DPRD DKI dari online shop.

Apalagi, harganya cukup terjangkau dan mudah didapat.

 Awal Bentrok di Asrama Mahasiswa Papua Versi Ormas di Surabaya: Cuma Ini Tegakkan Merah Putih

Langkah ini mereka ambil sebagai bentuk nyata PSI menolak penghambur-hamburan uang negara.

"Membuat sendiri saja."

"Replika banyak kok, di online shop banyak sekali," ucapnya, saat dihubungi, Selasa (20/8/2019).

 Effendi Simbolon Duga Tokoh Ini Ada di Balik Rusuh Papua Barat

"PSI menolak penghamburan uang negara, itu saja sih intinya," imbuhnya.

Kata Rian Ernest, PSI bakal mendiskusikan lebih dahulu apakah menolak pin emas itu sedari awal saat diberikan.

Atau, menerimanya dulu baru kemudian mengembalikannya.

 Dituding Jadi Pemicu Kerusuhan di Papua Barat, Ormas di Surabaya: Ada yang Melintir di Media Sosial

"Kami belum diskusi apakah terima dulu atau kembalikan, atau dari awal tidak kita terima," katanya. (*)

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved