Rusuh Papua

Awal Bentrok di Asrama Mahasiswa Papua Versi Ormas di Surabaya: Cuma Ini Tegakkan Merah Putih

Ia juga membantah ada teriakan bernada rasial yang ditujukan kepada mahasiswa Papua di dalam Gedung Asrama Mahasiswa Papua.

Awal Bentrok di Asrama Mahasiswa Papua Versi Ormas di Surabaya: Cuma Ini Tegakkan Merah Putih
TRIBUN JATIM/LUHUR PAMBUDI
Tri Susanti, perwakilan salah satu ormas yang hadir saat konflik di asrama mahasiswa Papua di Surabaya. 

INSIDEN bentrokan antara ormas dan mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (16/8/2019) lalu, diduga memicu kerusuhan di Manokwari, Papua Barat.

Tri Susanti, koordinator aksi ormas pada Jumat lalu itu, angkat bicara.

Ia mengungkapkan, tujuan massa ormas yang dikomandoinya pekan lalu, hanya bertujuan untuk menegakkan bendera merah putih di Asrama Mahasiswa Papua.

Effendi Simbolon Duga Tokoh Ini Ada di Balik Rusuh Papua Barat

Setahu Susi, selama ini para penghuni Asrama Mahasiswa Papua diduga enggan menjalankan tradisi memasang bendera merah putih, jelang perayaan peringatan kemerdekaan RI 17 Agustus.

"Kami ini hanya ingin menegakkan bendera merah putih di sebuah asrama yang selama ini mereka menolak untuk memasang," kata Susi saat ditemui awak media di Mapolda Jatim, Selasa (20/8/2019).

Perempuan yang tergabung di Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI) itu juga membantah aksi mereka pekan lalu adalah pengusiran terhadap mahasiswa Papua.

Soal Peluang Jadi Menteri Jokowi, Risma: Di Agamaku Tidak Boleh Minta Itu

"Jadi kami tidak berkeinginan untuk menolak, mengusir atau apa pun itu kepada mereka. Kami hanya ingin di asrama tersebut ada bendera merah putih," ujarnya.

Ia juga membantah ada teriakan bernada rasial yang ditujukan kepada mahasiswa Papua di dalam Gedung Asrama Mahasiswa Papua.

"Kalau dibilang bahwa masyarakat Surabaya terjadi bentrok atau ada teriakan rasis, itu sama sekali tidak ada," tegasnya.

Kronologi Kericuhan di Lapas Sorong, 258 Narapidana dan Tahanan Kabur

Susi juga menegaskan, aksi yang pihaknya lakukan di asrama tersebut hanya ingin memastikan bendera merah putih dipasang tegak jelang perayaan Agustusan.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved