Minggu, 3 Mei 2026

Sering Mogok, Mobil Dinas Jokowi Bakal Diganti

MOBIL kepresidenan yang digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini dinilai sudah tidak layak, karena telah berusia 10 tahun lebih dan kerap mogo

Tayang:

MOBIL kepresidenan yang digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini dinilai sudah tidak layak, karena telah berusia 10 tahun lebih dan kerap mogok.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan, mobil Mercedes-Benz S600 Guard yang digunakan Presiden Jokowi sudah melebihi waktu yang ditentukan.

"Mobil itu kan mobil khusus, contohnya anti peluru dan lain-lain. Dan elektroniknya itu ada umurnya."

Ibu Kota Pindah, Wali Kota di Jakarta Bakal Dipilih Langsung Lewat Pilkada

"Jadi ada umur 10 tahun ya sudah (harus diganti). Kalau sudah 10 tahun kalau diperbaiki sulit," ujar Heru di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Menurut Heru, penggantian mobil kepresidenan yang baru pada saat ini wajar, karena usianya sudah melebihi 10 tahun.

Dan dari saran pabrikan, mobil tersebut akan sulit diperbaiki jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Cak Imin Minta Maaf Gagal Jadi Cawapres, Lalu Terpilih Lagi Jadi Ketua Umum PKB

"Kami bertahap (pengadaannya), tentu kami mehami keuangan negara juga harus diprioritaskan untuk yang lain. Besok kan beli mungkin dua, tahun depan tambah dua," paparnya.

Heru menjelaskan, mobil kepresidenan saat ini sebanyak delapan unit dan dibagi dua oleh Presiden dan Wakil Presiden.

Sehingga, pengadaan memang diperlukan karena kegiatan Presiden yang padat dan luasnya wilayah Indonesia.

PSI Tolak Pin Emas DPRD DKI Jakarta, Lebih Pilih Beli Tiruannya di Toko Online

"Misalnya Presiden seperti kemarin ke Bali, berarti dari suatu tempat ke Halim sudah satu mobil, satunya harus cadangan."

"Sudah dua di Jakarta, nah satunya lagi di Bali, seharusnya ada cadangan, tapi kan tidak ada," ucap Heru.

Sering Mogok

Heru menjelaskan, mobil yang digunakan Presiden sering mogok dan sistem elektrikanya kerap bermasalah.

Misalnya, power windownya tidak bisa digunakan, audio yang menyala tiba-tiba, dan lainnya yang membuat tidak nyaman.

"Waktu itu pernah ada indikator yang warna merah kuning itu nyala semuanya. Ya berarti tidak boleh dipakai," ungkap Heru.

Masa Jabatan Cuma di Bawah Lima Tahun, Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020 Bakal Dapat Ganti Rugi Gaji

Menurutnya, kejadian mogok pernah dialami saat kunjungan ke daerah, sehingga diputuskan menggunkan kendaraan lain yang tidak sesuai standar mobil kepresidenan.

"Kami kalau bekerja tidak sesuai standar ya bagaimana," cetus Heru.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan, kebutuhan mobil kepresidenan yang baru sangat diperlukan, mengingat beberapa kali mengalami gangguan.

Baca: Inilah Penyebab Mobil Dinas Presiden Jokowi Mogok di Tengah Jalan

"Saya melihat ada urgensi luar biasa untuk pembaruan ini," ujar Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/3/2017). 

Pratikno sempat mendiskusikan pengadaan baru mobil kepresidenan bersama Presiden Joko Widodo.

Dari diskusi itu, Pratikno mendapatkan jawaban Presiden Jokowi tidak ingin adanya pengadaan mobil kepresidenan yang baru.

Baca: Jokowi Adakan Kuis Berhadiah Sepeda, Jawaban Netizen Mulai dari Serius Sampai yang Konyol

"Kalau tanya Pak Presiden, selalu bilang enggak usah, ngapain, enggak apa-apa," ungkapnya. 

Pratikno menambahkan, sebenarnya pengadaan mobil kepresidenan tersebut hanya di tingkat menteri, tanpa harus persetujuan Presiden.

Namun, Pratikno belum memutuskan apakah perlu pengadaan mobil kepresidenan tersebut atau tidak.

BREAKING NEWS: Papua Barat Membara Lagi, Kali ini Aksi Pembakaran Merembet ke Fakfak

"Jadi saya melihat ada urgensi luar biasa. Sangat tidak layak. Sudah beberapa kali mogok, kok."

"Di Banjarnegara pernah mogok, di Kalimantan pernah, di Jawa Timur Ponorogo kalau enggak salah. Jadi sudah ada urgensi. Cuma kalau tanya Presiden, enggak usah," papar Pratikno. 

Mogok di Kalimantan Barat

Mobil dinas RI 1 sempat mogok saat Presiden Joko Widodo melakukan perjalanan dinas di Kalimantan Barat.

Hal tersebut terjadi seusai Presiden Jokowi dan rombongan meresmikan 8 Mobile Power Plant (MPP) di Desa Jungkat, Kabupaten Mempawah, Sabtu (18/3) siang.

Tiba-tiba saja, saat menuju Kabupaten Kubu Raya untuk makan siang, Mobil RI 1 itu mogok di tengah jalan.

Fahri Hamzah: Presiden Harus Berikan Jaminan Perasaan kepada Masyarakat Papua

Bahkan, Paspampres sampai mengecek mesin mobil dengan membuka kap mesin.

"Iya, mogok di perjalanan setelah menempuh perjalanan lebih kurang 30 menit," kata Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin yang juga ikut dalam rombongan Jokowi.

Menurut Bey, mobil Mercedes Benz S-600 itu mogok diduga karena gasnya bermasalah.

Prajurit Berpangkat Pratu Ini Ungkap Jumlah Gajinya kepada Panglima TNI, Juga Bilang Pacarnya Setia

Masalah tersebut membuat kendaraan tidak bisa berjalan dalam keadaan normal.

Berselang 5 menit, Jokowi dan Iriana akhirnya dipindahkan ke mobil Toyota Alphard.

"Ajudan mengecek situasi lebih dulu, kemudian Ibu Negara naik ke Alphard, baru Bapak menyusul," ucap Bey.

Mobil lama

Rupanya, mobil yang sempat mogok itu merupakan mobil lama. Mobil Mercedes Benz S-600 Pullman Guard itu diadakan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Itu mobil diadakan pada tahun 2007 lalu. Sudah hampir 10 tahun berarti," ujar Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala saat dihubungi, Senin (20/3).

Saat itu, menurut Djumala, mobil dinas yang dibawa dari Jakarta tersebut termasuk dalam kondisi baik karena menjalani pemeliharaan rutin yang terdata, dan setiap bulan rutin diservis.

Fakfak Rusuh, Kominfo Lambatkan Akses Internet

"Tetapi karena kita periksa karena faktor umur sudah 10 tahunan jadi memang mobil itu ada aja detil kecil yang aus. Tetapi itu masih bisa dipakai," katanya.

Ia menegaskan masalah mobil dinas Presiden sejatinya tidak fatal. Mobil itu tidak rusak, kata dia, cuma karena akselerasinya yang melemah.

"Jelas terjadi pelemahan akselerasi. Enggak prima lah intinya. Istilahnya faktor umur. Diinjak gas tidak lari. Untuk ukuran VVIP masih layak," katanya.

Fakfak Rusuh, Kominfo Lambatkan Akses Internet

Djumala mengaku belum mengecek langsung ke bagian pemeliharaan untuk mengetahui apakah mobil yang dibeli semasa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu masih akan digunakan.

"Ada enam atau tujuh S-600 juga sesuai standar Presiden. Ada di atas 2007, cuma tahunnya saya lupa," kata Djumala.

Bukan pertama

Kejadian mobil mogok tersebut bukan terjadi kali ini saja. Kejadian serupa sudah pernah terjadi. Bey ingat saat itu peristiwa tersebut di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, September 2016.

"Saat itu kejadiannya setelah Presiden melakukan kegiatan di Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo, menuju bandara."

"Tiba-tiba mobil Presiden mogok. Presiden kemudian diarahkan berpindah ke mobil cadangan," kata Bey.

Jusuf Kalla Ungkap Besarnya Perhatian Pemerintah kepada Papua, Disubsidi Hampir Rp 100 Triliun!

Peristiwa itu terjadi saat Jokowi akan bertolak kembali ke Jakarta setelah melakukan kunjungan di Ponorogo.

Presiden pulang melalui Lanud Iswahyudi, Magetan. Saat itulah mobil kepresidenan Jokowi mengalami masalah dan mogok.

Melalui foto-foto yang dikirimkan oleh Biro Pers Setpres, tampak Paspampres mengamankan mobil itu.

Gugat PLN, Azas Tigor Nainggolan Minta Ganti Rugi Rp 6.500

Danpaspampres saat itu, Mayjen Bambang Suswantono, terlihat berada di depan mobil, sementara anggota Paspampres lainnya mendorong mobil lewat pintu kanan depan.

Pelat RI 1 kemudian dilepas saat mobil sudah tak dinaiki Jokowi dan akan diperbaiki.

Setelah pindah ke mobil cadangan, Jokowi langsung menuju Lanud Iswahyudi untuk kembali ke Jakarta. (Seno Tri Sulistiyono)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved