Berita Jakarta
KLKH Akui Tanggung Jawab Produsen Terkait Sampah Plastik Masih Rendah
Kalau semua orang memilah sampah di rumah itu bisa dijadikan kekuatan kita. Kuncinya perubahan perilaku dan gerakan memilah dari individu
Penulis: Desy Selviany | Editor: Dian Anditya Mutiara
"Ini juga harus dibuat sama dengan toko sebelah, dimana peran pengelolaan sampah dengan produsen lain nilainya sama, ini yang sedang kami usahakan," janji Novrizal.
Direktur Home Care Unilever Indonesia Veronica Utami juga berharap pemerintah bisa mendorong perusahaan lain untuk dapat menekan penggunaan sampah plastik tidak ramah lingkungan.
"Seperti yang tadi bapak Novrizal bilang, kami harap hal tersebut juga didorong ke toko sebelah, agar bisa sama-sama menyelesaikan masalah," kata Veronica.
Diberitakan Wartakotalive.com sebelumnya Unilever Indonesia berkomitmen untuk tidak hanya menjadi masalah dari sampah plastik tetapi juga menjadi solusi dari sampah plastik.
Di tahun 2025 Unilever memastikan 100 persen kemasan plastik dari Unilever Indonesia dapat didaur ulang.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Home Care Unilever Indonesia Veronica Utami dalam acara konferensi pers "Yuk Bijak Sampah Plastik" yang digelar di kawasan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLKH), Jakarta pada Rabu (21/8/2019).
"Kami di Unilever harus jadi bagian dari solusi dari sampah plastik bukan hanya bagian dari masalah sampah plastik. Di tahun 2025, 100 persen kemasan plastik Unilever dapat di daur ulang atau dapat terurai menjadi kompos," kata Veronica.
Selain itu kata Veronica pada tahun 2025 nanti minimal 25 persen dari plastik yang ada dalam produk Unilever Indonesia khususnya Rinso akan menggunakan produk plastik daur ulang.
"Semua upaya akan terus kami tingkatkan. Akan tetapi kami membutuhkan masyarakat pemerintah dan pecinta lingkungan untuk menggerakan bijak plastik," kata Veronica.
Memulai capaian tersebut kata Veronica pihak Rinso sebagai produk home care pertama dari Unilever Indonesia akan membuat sebuah gerakan besar.
Yakni gerakan bertajuk "Yuk Mulai Bijak Plastik" yang akan digelar pada 21 September 2019.