Elang Bondol Nyaris Punah, Berikut Fakta-fakta soal Elang Bondol

Elang bondol bisa terbang di ketinggian 20 sampai 50 meter di atas permukaan tanah ini juga bisa memangsa hewan-hewan kecil di darat atau di laut.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Petugas Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air menemukan elang bondol. 

Elang bondol di Pulau Kotok, Kepulauan Seribu

Pemilik Gawai Jadul Bisa Melakukan Pembayaran QR Code

4. Sulit diidentifikasi mana jantan, mana betina

Elang bondol tidak memilki kriteria fisik untuk menentukan jenis kelamin. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan tes DNA.

"Kalau mau tahu lanang dan betina, harus dites DNA dulu mereka (elang), dan itu (tes DNA) cuma bisa di Belanda. Di Indonesia belum ada yang bisa untuk tes DNA elang ini," kata Ben.

5. Indikator wilayah (alam) bersih

Elang merupakan predator alam liar yang memangsa ikan di lautan.

Berdasar fakta tersebut, Ben mengatakan elang bisa dijadikan indikator suatu wilayah.

Jika di suatu wilayah masih banyak elangnya atau masih tampak beberapa, hal ini menandakan alam di sekitar wilayah tersebut masih bersih.

7 dari 10 Pensiunan di Indonesia Harus Kerja, Tips Kelola Uang saat Pensiun

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 5 Fakta Elang Bondol, Si Maskot Jakarta yang Kawin di Udara

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved