Demo di Hong Kong Berkepanjangan, 10 Warga Hong Kong Kehilangan Uang Senilai Rp 213 Triliun

Dampak dari demo besar-besaran itu berdampak terhadap aktivitas ekonomi, mengganggu penerbangan di bandara, dan menyebabkan volatilitas di pasar saham

youtube euronews
Situasi penjemputan di Bandara Hong Kong yang terganggu aksi demonstrasi 

Iklan ini ditandatangani "seorang warga Hong Kong, Li Ka-shing".

Miliarder yang juga pengembang real estat Peter Woo juga menyerukan penghentian aksi demonstrasi.

"Sudah waktunya untuk berpikir secara mendalam. Melawan RUU ekstradisi adalah 'pohon besar' dari gerakan ini. Seruan besar satu-satunya ini telah diterima oleh pemerintah, jadi pohon ini tumbang,” katanya.

Lebih dari 1 miliar dollar AS kekayaan pribadi Woo lenyap sejak aksi protes dimulai/

Harta kekayaan Woo sekarang bernilai 11 miliar dollar AS.

Macam-macam Jenis Tanaman Kopi di Indonesia

Menurut Bloomberg Billionaire Index, Woo merupakan orang terkaya kedelapan di Hong Kong.

Swire Pacific, pemilik maskapai Cathay Pacific, maskapai Hong Kong juga merilis pernyataan pada 13 Agustus yang menyerukan diakhirinya "kegiatan ilegal dan perilaku kekerasan."

"Swire Pacific sangat prihatin dengan kekerasan dan gangguan yang sedang berlangsung yang berdampak pada Hong Kong," kata konglomerat yang bermarkas di Hong Kong itu dalam pernyataannya.

Perusahaan juga mengatakan mendukung penegakan hukum dan langkah Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam dalam upaya memulihkan hukum dan ketertiban.

Pengembang real-estate Sun Hung Kai Properties yang dimiliki keluarga Kwoks, juga menyerukan diakhirinya kerusuhan.

"Serangkaian tindakan kekerasan baru-baru ini untuk menantang supremasi hukum telah merusak ekonomi Hong Kong dan secara serius mempengaruhi kehidupan sehari-hari warga negara," demikian pernyataan Sun Hung Kai Properties.

Maskapai Asal Hong Kong Kumpulkan Rekaman Foto Penumpang, Ini Penjelasannya

Kekayaan para miliarder Hong Kong memang sangat sensitif terhadap volatilitas pasar.

Maklum, kebanyakan perusahaan yang mereka miliki sudah tercatat di bursa saham.

Ribuan orang turun ke jalan-jalan di Hong Kong mulai Juli 2019 lalu menolak RUU ekstradisi dengan China daratan.

Namun aksi demo kemudian berubah menjadi gerakan reformasi.

Para pengunjuk rasa bahkan sempat memblokir pintu keberangkatan di bandara Hong Kong pada 13 Agustus, menyebabkan ratusan penerbangan dibatalkan.

Saham Apa yang Potensial Tahun Ini, Berikut Penjelasan Lo Kheng Hong

Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Harta 10 orang terkaya Hong Kong amblas US$ 15 miliar gara-gara demo berkepanjangan

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved