Sabtu, 2 Mei 2026

Viral Medsos

Begini Nasib Terbaru 2 Pelaku Penghinaan Mbah Maimun

Begini Nasib Terbaru 2 Pelaku Penghinaan Mbah Maimun. Simak selengkapnta.

Tayang:
Polres Luwu Utara dan Andi Hartik
Pelaku penghinaan Mbah Maimun yang sudah diringkus polisi. 

Selain berhasil mendirikan Pndok Pesantren Al Anwar, Mbah Moen sendiri pernah menikmati dunia politik sebagai anggota DPRD kabupaten Rembang, Jawa Tengah selama 7 tahun.

 Tips Menyimpan Daging Kurban Biar Awet Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing

Tak berhenti di situ, selama tiga periode, Mbah Moen juga pernah menjadi anggota MPR RI yang mewakili daerah Jawa Tengah.

Ketika berpolitik, Mbah Moen memilih bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Meski kala itu NU sedang ramai mendirikan PKB (1998), Mbah Moen tetap memilih PPP, partai dengan gambar Ka'bah.

Di PPP Mbah Moen menduduki posisi sebagai Ketua Mejelis Syariah PPP. Mbah Moen pernah mengatakan PPP bukan hanya untuk agama Islam, tapi PPP hadir untuk Indonesia.

Ilmu agama yang didapatkan Mbah Moen mulanya ia dapatkan dari sang Ayah.

 Tidak Disiarkan TVRI, Laga Newcastle United vs Arsenal Bisa Disaksikan di Link Ini

Ia lantas menuntut ilmu di pondok Lirboyo Kediri di bawah asuhan KH. Mahrus Ali dan KH. Marzuki Dahlan.

Kemudian pada usianya yang ke-21, Mbah Moen merantau ke Makkah Mukarromah.

Ketika melakukan perjalanan ke Mekkah ini, Mbah Moen ditemani oleh kakeknya sendiri yaitu KH. Ahmad bin Syuaib.

Ketika memperdalam ilmu agama di Mekkah, Mbah Moen banyak mendapat ilmu dari sejumlah ulama besar seperti Sayyid Alawi bin Abbas al-Maliki, Syekh al-Imam Hasan al-Masysyath dan ulama lainnya.

 Promosikan Destinasi Wisata Pesisir, Festival Wisata Pesisir Bakal Digelar Akhir Bulan Ini

Meski sedang mencari ilmu di Mekkah, namun Mbah Moen tetap menyempatkan untuk menuntut ilmu kepada Ulama Jawa yang berada di Mekkah seperti Kiai Bisri Musthofa (Rembang), Kiai Wahab Chasbullah, Kiai Muslih Mranggen (Demak), Kiai Abdullah Abbas Buntet (Cirebon), Syekh Abul Fadhol Senori (Tuban) dan beberapa ulama lainnya.

Sumber: Surya
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved