Listrik Padam
Insiden Pemadaman Listrik, HIPMI Minta Dua Menteri dan Direksi PLN Dicopot
HIPMI meminta agar dua menteri terkait yang mengurusi listrik dan jajaran Direksi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dicopot.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
“Katanya, cadangan listrik di Pulau Jawa berlebihan. Sehingga proyek 35 ribu MW sampai diundur terus penyelesaiannya. Anehnya, di sini karena ternyata ada pemadaman massal hari Minggu," katanya.
Apalagi, kata Yaser, PLN menyebut meningkatnya beban memicu gangguan transmisi di sejumlah tempat.
• PLN Gelontorkan Rp 865 Miliar untuk Bayar Ganti Rugi Pemadaman Listrik kepada 22 Juta Pelanggan
• Indomaret Rasakan Dampak Pemadaman Listrik PLN
Namun PLN masih akan menginvestigasi penyebab utama pemadaman secara massal tersebut. PLN juga mengatakan, bahwa kejadian serupa sudah pernah terjadi.
“Kalau kejadiannya sudah pernah, kok tidak dijadikan pelajaran dan bagaimana supaya kejadian tidak terulang lagi. Ini lucu sekali,” katanya.
Atas hal ini HIPMI mengingatkan menteri terkait dan PLN bahwa kejadian itu berpotensi merusak citra Indonesia sebagai salah satu negara tujuan investasi utama dunia.
Indonesia juga mengalami banyak kemajuan dalam ease of doing business (EODB).
“Jangan sampai gara-gara pemadaman ini kita mundur lagi,” kata dia.
Akibat sejumlah perbaikan, Lembaga pemeringkat utang, Fitch, kembali memberikan peringkat (rating) BBB dengan outlook stable pada Indonesia.
Seperti diketahui peringkat utang Indonesia oleh Fitch telah masuk dalam kategori investment grade sejak 2011 dan meningkat ke peringkat BBB pada Desember 2017.
Indonesia juga dalam laporan Ease of Doing Business (EoDB) mengalami kenaikan 19 peringkat untuk tahun 2018.
Peringkat Indonesia naik dari posisi 91 pada tahun 2017 ke posisi 72 untuk tahun 2018 dan turun sedikit menjadi 73 tahun ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pengusaha-laundry-merugi-akibat-pemadaman-listrik05.jpg)