Minggu, 3 Mei 2026

Ini yang Harus Dilakukan saat Terjadi Gempa

Meminimalisasi risiko gempa bumi dapat dilakukan dengan pendekatan mitigasi struktural.

Tayang:
Istimewa
ILUSTRASI Gempa bumi 

"Ini sebagai contoh nyata. Niat untuk menyelematkan masyarakat kita dari daerah gempa (yaitu) mendirikan bangunan tahan gempa, tidak ada lainnya lagi," kata Daryono.

Netflix Mencari Konten Kreator dari Indonesia

Guncangan besar

Daryono mengatakan, selain mitigasi struktural, masyarakat juga harus paham mitigasi ketika gempa bumi terjadi.

Saat guncangan besar terjadi, mengelola rasa panik menjadi satu hal penting.

"Masyarakat kalau di dalam rumah, goncangannya besar jangan paksa lari keluar. Tunggu guncangannya selesai. (Berlindung dengan cara) cari barang apa saja yang bisa melindungi badan kita," kata Daryono.

Alasan Novita Angie Invetasi Koin Emas

Hal ini dilakukan karena saat gempa, tubuh akan mengikuti gerak tanah.

"Kalau gempa besar, enggak bisa kita jalan atau merangkak. Lempar sana lempar sini (terombang-ambing). Belum lagi rak buku ambruk, telivisi jatuh, semua mencelat semua. Bisa saja pintu enggak bisa dibuka karena terkunci," kata Daryono.

Gempa bumi yang berpusat di laut juga dapat memicu potensi gelombang tsunami.

Mengenai hal ini, Daryono mengatakan, evakuasi mandiri menjadi hal penting yang harus segera dilakukan.

Jika gempa terasa di daerah dekat pantai terutama pantai rawan tsunami, maka masyarakat tak perlu menunggu peringatan yang dikeluarkan oleh BMKG atau instansi resmi lainnya untuk menyelamatkan diri.

Ada 3 Hal Membuat Orang Mudah Tertipu Investasi Bodong

"Kalau ada gempa di pantai, sudah pergi tinggalkan pantai. Menghindari daerah pantai," kata Daryono.

Jalur-jalur evakuasi juga harus disiapkan.

"Harus diperkuat evakuasi mandiri di pantai-pantai yang rawan tsunami. Harus ada sosialisasi yang menyeluruh dan berkelanjutan. Kemudian diadakan jalur-jalur evakuasi mandiri di berbagai pantai yang rawan tsunami," kata Daryono.

Gara-gara Mantan Mata-mata Keracunan, Hubungan Amerika Serikat dan Rusia Semakin Buruk

Penataan ruang di sekitar pantai rawan tsunami juga harus diperhatikan.

Selain itu, tidak disarankan mendirikan bangunan di dekat bibir pantai rawan tsunami.

Jika memang akan membuat bangunan, usahakan setidaknya berjarak 400 meter dari pantai.

Bursa Efek Indonesia Bakal Rilis 3 Indeks Baru

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gempa Kerap Guncang Indonesia, Apa yang Bisa Kita Lakukan

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved