Diusulkan Ferdinand Hutahaean, Keponakan Prabowo Siap Jika Diminta Jadi Cawagub DKI

Ferdinand Hutahaean menilai Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, pantas mengisi posisi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta yang kosong hampir satu tahun.

Istimewa
Politikus Partai Gerindra yang juga keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. 

POLITIKUS Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, pantas mengisi posisi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta yang kosong hampir satu tahun.

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo adalah keponakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Menanggapi hal itu, wanita yang akrab dipanggil Sara tersebut menghargai serta berterima kasih kepada Ferdinand Hutahaean, karena mendukungnya menjadi pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Besok Prabowo Kembali Bertemu Jokowi, Megawati Bakal Ikutan

Namun, menurutnya semua keputusan itu merupakan wewenang kedua partai pengusung, yakni Gerindra dan PKS.

"Saya tentunya sangat menghargai dan mengapresiasi serta berterima kasih atas dukungan yang Bang Ferdinand utarakan terhadap saya."

"Tapi sekali lagi ini di luar kendali saya karena itu milik pimpinan partai," ujar Sara saat dikonfirmasi, Rabu (24/7/2019).

11 Orang Internal KPK Lolos Uji Kompetensi Calon Pimpinan Jilid V, Sembilan Polisi Juga Melenggang

Andai sewaktu-waktu dirinya diminta Gerindra untuk mendampingi Anies Baswedan, ia mengaku akan menghormati dan menaati arahan tersebut.

Meski, tetap mempertimbangkannya dahulu dengan keluarga.

"Saya angkat soal keluarga, karena tentunya restu dari mereka penting, dan doa, karena posisi ini bukanlah kepercayaan ataupun tanggung jawab yang ringan," papar Sara.

Daftar Lengkap 104 Calon Pimpinan KPK yang Lolos Uji Kompetensi

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik memastikan tidak ada nama baru selain Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, yang maju sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Ia mengatakan, para anggota DPRD DKI hanya diwajibkan memilih satu dari dua nama yang disodorkan oleh PKS.

"Enggak mungkin dong ada nama baru. Mereka (Agung dan Syaikhu) kan sudah kita usulin. Masa belum dilakukan (voting) mau ada nama baru," ucap Taufik saat dihubungi, Kamis (21/3/2019).

 Bahar bin Smith Ancam Jokowi, Moeldoko: Andi Arief Fly Menikmati Hobinya Juga Jokowi yang Disalahin

Pemilihan Wagub pengganti Sandiaga Uno akan digelar pada rapat paripurna, dengan cara anggota Dewan yang hadir diwajibkan memilih satu nama saja.

Namun, rapat paripurna pun baru bisa dimulai ketika dua per tiga dari total seluruh anggota Dewan hadir (kuorum), yakni sekitar 71 orang.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved