Kolom Trias Kuncahyono
Kisah Maximus di Colloseum
Tepuk tangan dan teriakan-teriakan itu seakan masih bergema, dan tertangkap telinga ketika kami berdiri sekitar dua meter dari Colosseum.
Editor:
AchmadSubechi
Tetapi justru kehinaan itulah yang mengangkat dirinya tinggi-tinggi.
Semua itu hanya terjadi karena Maximus memiliki kekuatan kehendak, determinasi untuk fokus menyelesaikan misinya menyingkirkan penyakit Kekaisaran Romawi, yakni Kaisar Commudus.
Demikian juga penyakit negara–radikalisme, fundamentalisme, eksklusivisme, korupsi, nepotisme, kemunafikan, dan sejenisnya–memang harus dilawan dan dibersihkan dengan semangat Maximus, Sang Gladiator.***
Naskah ini telah dimuat di: www.triaskun.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/trias-kuncahyono.jpg)