Lebaran

Lebaran, Menteri Pertahanan Minta Pendukung Capres-Cawapres Bersatu, Tak Ada Lagi 01 dan 02

MENTERI Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengajak pendukung masing-masing calon presiden dan calon wakil presiden, agar bersatu kembali.

Lebaran, Menteri Pertahanan Minta Pendukung Capres-Cawapres Bersatu, Tak Ada Lagi 01 dan 02
Tribunnews.com
Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan 

Ryamizard Ryacudu menuturkan, Indonesia merupakan negara berlandaskan hukum.

Untuk itu, dia meminta aparat penegak hukum melakukan penegakan hukum, didasarkan pada alat bukti yang kuat.

Malam Ini Jokowi Putuskan Besok Mau Salat Id di Mana, Masjid Kampung Masuk Daftar Pilihan

"Negara ini negara hukum, jadi panglima tertinggi, hukum. Hukum itu panglima tertinggi, harus patuh
pada hukum," tegasnya.

Setelah pengumuman hasil rekapitulasi tingkat nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 21 Mei 2019, muncul aksi unjuk rasa yang menolak hasil pesta demokrasi rakyat tersebut.

Aksi unjuk rasa berujung rusuh, sehingga aparat kepolisian menangkap sejumlah orang.

‎Besok Jokowi Gelar Open House di Istana Negara, Warga yang Ingin Bersalaman Dikumpulkan di Monas

Dua orang di antaranya adalah purnawirawan TNI, Kivlan Zen dan Soenarko.

Dia meminta agar proses hukum dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Apabila ditemukan dua alat bukti, katanya, maka dapat diproses. Tetapi jika tidak ditemukan minimal dua alat bukti, maka proses hukum dapat dihentikan.

Bomber Pospam Kartasura Amatiran, Jejak Aksi Terorismenya Nihil

"Apa yang ditangani polisi saya mendukung. Polisi akan melihat, mengkaji ini benar atau salah," cetusnya.

Ryamizard Ryacudu merasa prihatin melihat dua rekannya tersebut. Namun, dia menegaskan, proses hukum harus tetap dilakukan 'tanpa pandang bulu'.

Halaman
1234
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved