Selasa, 14 April 2026

Aksi Terorisme

Setelah Konter Wanky Cell, Densus 88 Geledah Rumah Rafli di Bekasi, Ini yang Ditemukan

Densus 88 geledah rumah Rafli di Kavling Barokah No 12 RT 07 RW 14 Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: PanjiBaskhara
Warta Kota/Muhammad Azzam
Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan kediaman EY alias Rafli di Kavling Barokah Nomor 12 RT 07 RW 14, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Kamis, (9/5/2019). 

PIHAK Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri geledah rumah EY alias Rafli, pada Kamis (9/5/2019).

Diketahui, Densus 88 geledah rumah Rafli di Kavling Barokah No 12 RT 07 RW 14 Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Dalam penggeledahan itu, Densus 88 temukan dua bom pipa dan bahan peledak lainnya.

Pantauan Wartakota, Densus 88 bersama tim Inafis Polda Metro Jaya tiba di rumah Rafli sekitar pukul 13.00 WIB.

Disdagperin Kota Bekasi Lakukan Lima Strategi Jaga Stabilitas Harga

Persib Bandung Mulai Latihan, Kuartet Maut Penyerang Disiapkan Jadi Ujung Tombak di Liga 1 2019

VIDEO: Kerjasama dengan DEA, Polres Jakarta Barat Ungkap Sindikat Sabu Amerika Serikat

Polisi lalu memasang garis polisi dengan radius 10 meter baik sisi kanan maupun sisi kiri jalan agar warga tak mendekat dan bisa melintas.

Penggeledahan di rumah Rafli merupakan lanjutan dari penggeledahan di toko handphone "Wanky Cell" di Jalan KH Muchtar Tabrani, Bekasi Utara, Kota Bekasi kemarin petang.

Rafli juga telah diamankam Densus 88 kemarin.

Ada dua buah bom pipa, pupuk boster lengkeng, cairan HCL di dalam botol, serbuk putih, dan beberapa cairan lainnya.

200 Warga Masuk Daftar Tunggu Mudik Gratis di Bekasi

Ada 2.047 Petugas Gabungan Siap Amankan Rapat Pleno Rekapitulasi DKI Jakarta

UPDATE TERBARU Real Count: Data 100 Persen di Beberapa Provinsi, Prabowo Kalah Telak di Bali

Dua bom yang ditemukan itu telah diledakkan oleh tim penjinak bom atau Gegana dari Polda Metro Jaya, satu bom diledakkan pada Rabu (8/5/2019) usai penggeledah.

Dan satu bom lagi baru saja diledakkan pada siang tadi pukul 12.05 di lapangan kawasan Polo Timaha, Babelan.

Anto Wijaya, petugas keamanan di Kavling Barokah mengatakan, rumah tersebut dihuni oleh EY bersama dengan istrinya sejak sekitar delapan bulan silam.

"Baru tinggal belum ada satu tahun, ya sekitar 8 bulan lah. Itu rumah bukan punya dia, mereka cuman ngontrak aja," katanya.

Terganggu Aksi Unjuk Rasa Saat Rekapitulasi Suara, KPU Merasa Seperti Setel Radio Terlalu Kencang

Begini Perjuangan Keluarga Muslim yang Berpuasa Selama 17 Jam Lebih di Negaranya

Jokowi-Maruf Unggul, Raih 8.826 Suara Warga Kepulauan Seribu

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved