Aksi Terorisme
Setelah Konter Wanky Cell, Densus 88 Geledah Rumah Rafli di Bekasi, Ini yang Ditemukan
Densus 88 geledah rumah Rafli di Kavling Barokah No 12 RT 07 RW 14 Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: PanjiBaskhara
PIHAK Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri geledah rumah EY alias Rafli, pada Kamis (9/5/2019).
Diketahui, Densus 88 geledah rumah Rafli di Kavling Barokah No 12 RT 07 RW 14 Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Dalam penggeledahan itu, Densus 88 temukan dua bom pipa dan bahan peledak lainnya.
Pantauan Wartakota, Densus 88 bersama tim Inafis Polda Metro Jaya tiba di rumah Rafli sekitar pukul 13.00 WIB.
• Disdagperin Kota Bekasi Lakukan Lima Strategi Jaga Stabilitas Harga
• Persib Bandung Mulai Latihan, Kuartet Maut Penyerang Disiapkan Jadi Ujung Tombak di Liga 1 2019
• VIDEO: Kerjasama dengan DEA, Polres Jakarta Barat Ungkap Sindikat Sabu Amerika Serikat
Polisi lalu memasang garis polisi dengan radius 10 meter baik sisi kanan maupun sisi kiri jalan agar warga tak mendekat dan bisa melintas.
Penggeledahan di rumah Rafli merupakan lanjutan dari penggeledahan di toko handphone "Wanky Cell" di Jalan KH Muchtar Tabrani, Bekasi Utara, Kota Bekasi kemarin petang.
Rafli juga telah diamankam Densus 88 kemarin.
Ada dua buah bom pipa, pupuk boster lengkeng, cairan HCL di dalam botol, serbuk putih, dan beberapa cairan lainnya.
• 200 Warga Masuk Daftar Tunggu Mudik Gratis di Bekasi
• Ada 2.047 Petugas Gabungan Siap Amankan Rapat Pleno Rekapitulasi DKI Jakarta
• UPDATE TERBARU Real Count: Data 100 Persen di Beberapa Provinsi, Prabowo Kalah Telak di Bali
Dua bom yang ditemukan itu telah diledakkan oleh tim penjinak bom atau Gegana dari Polda Metro Jaya, satu bom diledakkan pada Rabu (8/5/2019) usai penggeledah.
Dan satu bom lagi baru saja diledakkan pada siang tadi pukul 12.05 di lapangan kawasan Polo Timaha, Babelan.
Anto Wijaya, petugas keamanan di Kavling Barokah mengatakan, rumah tersebut dihuni oleh EY bersama dengan istrinya sejak sekitar delapan bulan silam.
"Baru tinggal belum ada satu tahun, ya sekitar 8 bulan lah. Itu rumah bukan punya dia, mereka cuman ngontrak aja," katanya.
• Terganggu Aksi Unjuk Rasa Saat Rekapitulasi Suara, KPU Merasa Seperti Setel Radio Terlalu Kencang
• Begini Perjuangan Keluarga Muslim yang Berpuasa Selama 17 Jam Lebih di Negaranya
• Jokowi-Maruf Unggul, Raih 8.826 Suara Warga Kepulauan Seribu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/detasemen-khusus-88-antiteror-polri-geledah-kediaman-ey-alias-rafli.jpg)