Minggu, 17 Mei 2026

Aksi Terorisme

Setelah Konter Wanky Cell, Densus 88 Geledah Rumah Rafli di Bekasi, Ini yang Ditemukan

Densus 88 geledah rumah Rafli di Kavling Barokah No 12 RT 07 RW 14 Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: PanjiBaskhara
Warta Kota/Muhammad Azzam
Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan kediaman EY alias Rafli di Kavling Barokah Nomor 12 RT 07 RW 14, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Kamis, (9/5/2019). 

Ia menambahkan EY maupun istirnya jarang terlihat diluar rumah.

Kedua jarang bergaul dan bersosialisasi dengan warga.

"Ya kalau ketemu sekilas saja, kalau lewat nganggukin kepala saha. Jarang kelihatan juga orangnya, suka tidak ada di rumah," ujar Anto.

Olah TKP

Aparat Densus 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah konter handphone di Jalan Muhtar Tabrani, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (8/5/2019) malam. (Warta Kota)

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri dan Inafis Polda Metro Jaya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di gerai ponsel Wanky Cell, Jalan Muchtar Tabrani, Kelurahan Perwira, Bekasi Utara, Kamis (9/5/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan ada dua bom dan bahan peledak yang ditemukan dan diamankan oleh Densus 88, Rabu (8/5/2019) kemarin.

"Tadi sudah kita lihat, dari Jibom Labfor dan dari Inafis dan Iden sudah olah TKP. Ada satu koper yang dibawa, dari Labfor juga ada, Inafis juga ada dua kotak yang dibawa," kata Argo kepada Wartawan dilokasi, Kamis (9/5/2019).

Dari Jibom Labfor menemukan ada beberapa benda yang kaitanya dengan bom, yakni kabel dan sudah dibawa dan juga membawa serangkaian benda untuk meracik bom, seperti sendok saringan dan alat-alat yang diduga untuk meracik bom.

"Ya alat-alat yang dikaitkan dengan pembuatan bom sendiri. Untuk kekuatan bomnya sendiri belum bisa memastika ya," ujarnya.

Kemudian lanjut Argo, dari Tim Inafis dan Iden ada beberapa yang dibawa, pertama sidik jari, dua buku belajat untuk membuat bahan peledak.

"Ada beberapa tulisan-tulisan sudah kita sita, dan bahan-bahan yang tidak ada kaitanya dengan jualan aksesoris HP maupun HP juga kita sita. Barang-barang iti diduga ada kaitanya dengan rangkaian pembuatan bom, seperti lakban untum menyatukan alat peledak," ungkapnya.

Argo menambahkan semua benda-benda tersebut ditemukan di dalam lemari.

Aparat Densus 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah toko handphone di Jalan Muhtar Tabrani, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (8/5/2019) malam.
Aparat Densus 88 Antiteror Polri menggeledah sebuah toko handphone di Jalan Muhtar Tabrani, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (8/5/2019) malam. (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

"Barang-barang bahan peledak ada di dalam lemari, di dalam lemari ada kotak-kotak dengan tulisan bom dan lain-lain," jelasnya.

Selain mengamankan sejumlah barang, pihanya juga mengamankan satu terduga teroris bernama Rafli.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved