Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek
Semua Korban Luka Tabrakan KRL vs Argo Bromo Sudah Kembali ke Rumah
Semua korban luka tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Mereka tetap harus rawat jalan.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Seluruh pasien kecelakaan kereta antara Argo Bromo dengan Commuter Line (KRL) yang dirawat di RSUD Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, sudah kembali ke kediaman masing-masing.
Wakil Direktur Utama (Wadirut) RSUD Kota Bekasi, dr Sudirman mengatakan, pulangnya pasien ke kediaman masing-masing terjadi secara bertahap.
"Sudah pulang semua, terakhir yang pulang dua orang pada hari Selasa (12/5/2026)," kata Sudirman saat dikonfirmasi, Minggu (17/5/2026).
Meski sudah kembali ke kediaman masing-masing, Sudirman menjelaskan, para pasien perlu mengikuti kontrol rutin ke RSUD.
Baca juga: Tragedi KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Hak Korban Terpenuhi
"Iya kontrol rutin sesuai perkembangan penyakit nya masing-masing," jelasnya.
Sebagai informasi, total korban yang dirawat di RSUD Kota Bekasi sejak kejadian Senin (27/4/2026) lalu mencapai 54 orang.
Berdasarkan jumlah pasien tersebut, 27 diantaranya menjalani rawat inap, dan 20 rawat jalan.
"Untuk yang meninggal usai sempat dirawat satu orang, lalu sudah meninggal saat dibawa ke RSUD tiga orang, dan dirujuk tiga orang," paparnya.
Butuh 12 Jam Evakuasi Korban
Basarnas memastikan proses evakuasi seluruh penumpang Commuter Line akibat kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, rampung pada Selasa (28/4/2026).
Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, proses evakuasi rampung setelah memakan waktu lebih kurang 12 jam.
"Kami telah menyelesaikan operasi SAR dengan penanganan khusus kurang dari 12 jam, terhitung mulai Senin pukul 20.57 WIB," kata Syafii, Selasa (28/4/2026).
Syafii menjelaskan, seluruh korban saat ini tengah mendapatkan penanganan medis secara khusus di sejumlah rumah sakit (RS) di Bekasi.
Baca juga: KRL vs KA Argo Bromo, KAI Hentikan Sementara Perjalanan KRL di Stasiun Bekasi Timur dan Cikarang
"Selasa pukul 08.00 WIB sudah selesai, seluruh tim SAR dikembalikan ke homebase masing-masing," jelasnya.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan, berdasarkan data yang diterima hingga Selasa siang, total korban meninggal dunia mencapai 14 orang.
"Tercatat 14 orang meninggal dunia, dan telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut," kata Bobby.
| Anak Korban Tewas Kecelakaan KRL Akan Dapat Beasiswa dari Pemkab Bekasi |
|
|---|
| “Pak, Saya Selamat Nggak?” Jeritan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur |
|
|---|
| Cegah Kecelakaan Maut, Pemkot Bekasi Kirim 22 Petugas Perlintasan Ikut Pelatihan Palang Pintu Kereta |
|
|---|
| Babak Baru Kecelakaan Kereta di Bekasi: 36 Saksi Diperiksa, Giliran PT Vinfast Dipanggil Polisi |
|
|---|
| Menaker Sebut Ahli Waris Korban Tabrakan Kereta Argo Bima Terima Rp435 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Proses-Evakuasi-Kecelakaan-KA-Argo-Bromo-dengan-KRL.jpg)