Pilpres 2019
Sejumlah Pria Misterius Bermotor Kerap Memotret Baliho Prabowo-Sandi di Bekasi, Lalu Pergi
MESKI sempat menimbulkan protes, dua baliho Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih berdiri tegak di Kota Bekasi.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
MESKI sempat menimbulkan protes, dua baliho Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih berdiri tegak di Kota Bekasi.
Pantauan di lapangan pada Kamis (9/5/2019), baliho di depan Kompleks Perumahan Duta Harapan, Kecamatan Bekasi Utara dan depan RS Bella Jalan Djuanda, Kecamatan Bekasi Timur, belum diturunkan petugas.
Mardari (53), tukang ojek yang biasa mangkal di depan Kompleks Perumahan Duta Harapan mengatakan, setiap hari ada saja orang yang datang ke lokasi untuk memfoto baliho tersebut.
• Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu: Yang Coba Dirikan Negara Islam Berhadapan Dulu dengan TNI
Mardari tidak mengetahui sosok lelaki yang mengambil potret itu, karena mereka tidak memperkenalkan diri.
"Kadang ada dua atau tiga orang datang menggunakan sepeda motor ke sini, dan setibanya di sini langsung foto terus pergi," ujar Mardari, Kamis (9/5/2019).
Meski relawan Prabowo-Sandi (PAS) sempat protes kepada petugas pada Senin (6/5/2019) lalu, baliho tersebut kini tidak dijaga ketat oleh para relawan.
• THR PNS Cair 24 Mei, Gaji ke-13 Bulan Depan, Pemerintah Siap Guyur Rp 20 Triliun
Namun, para relawan itu datang setiap beberapa jam sekali, untuk memastikan baliho tersebut tetap terpasang.
"Sebetulnya tidak hanya di sini, ada juga kan baliho di depan RS Bella. Sampai sekarang baliho di sini dan di sana masih ada kok," kata Mardari.
Mardari mengaku tidak tahu kapan baliho di depan Kompleks Perumahan Duta Harapan itu dipasang.
• Besok Kivlan Zen Kerahkan Massa ke KPU dan Bawaslu, Polisi Siagakan 11 Ribu Personel
Dia baru menyadari adanya keributan tentang baliho itu saat beristirahat siang di rumah pada Senin (6/5/2019) lalu.
"Padahal paginya saya sudah ngojek di sini, tapi tidak sadar kalau di atas itu baliho Prabowo-Sandi," akunya.
Sementara, Ketua Bawaslu Kota Bekasi Tomy Suswanto mengatakan, keberadaan baliho tersebut berpotensi menimbulkan gesekan antar-para pendukung pasangan calon.
• Bachtiar Nasir Pilih Isi Pengajian Ketimbang Diperiksa Sebagai Tersangka oleh Polisi
Sebab, salah satu pendukung dari pasangan calon telah melakukan klaim sepihak kemenangan di saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang melakukan rekapitulasi.
"Kami minta agar para pendukung menunggu hasil penetapan yang dilakukan KPU pada 22 Mei 2019 mendatang," pinta Tomy.
Konten dari baliho itu disebut-sebut bisa memicu gesekan, karena ada ucapan selamat kepada Prabowo-Sandi yang menang dalam pemilu, sehingga menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Namun, di bawahnya ditulis ucapan Marhaban Yaa Ramadan.
• Makam Bayi Tiga Bulan yang Dibunuh Ayah Kandung Dibongkar, Ibu Korban Pilih Menjauh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/baliho-prabowo-sandi-di-bekasi-2.jpg)