Kesehatan
Berapa Banyak Natrium yang Anda Butuhkan Setiap Hari? Ini Menurut Penelitian Kesehatan
Diet tinggi natrium (ditambah lemak jenuh dan tambahan gula) meningkatkan risiko penyakit kronis di seluruh dunia.
Apakah perbedaan antara natrium dan garam?
Kita sering menggunakan kata 'garam' dan 'natrium' secara bergantian.
Padahal, garam dan natrium memiliki definisi berbeda.
Garam meja adalah senyawa kimia yang terdiri atas dua mineral yakni natrium dan klorida.
Gabungan dua mineral itu bisa membuat makanan menjadi terasa 'asin' saat Anda taburkan di atas makanan.
Tetapi natrium juga ditemukan dengan sendirinya di banyak makanan olahan seperti roti, kerupuk, atau sereal.
Natrium tidak selalu terasa asin, tetapi dapat memengaruhi kesehatan Anda secara negatif ketika Anda terlalu banyak mengonsumsinya.
Sebaliknya, makanan yang rasanya asin tidak secara universal tinggi sodium.
Kacang asin, misalnya, sering termasuk dalam pedoman AHA untuk 'rendah sodium' (140mg atau kurang per sajian).
• Gunakan Air Garam untuk Membersihkan Kulit Mati agar Kulit Lebih Bersinar
Apa yang natrium lakukan pada tubuh Anda?
Natrium adalah elektrolit yang memiliki efek menarik air ke dalam darah Anda.
Ini membantu menyeimbangkan kadar cairan dan keasaman ketika bekerja selaras dengan elektrolit lain yakni kalium.
Fakta menyenangkan menyebutkan, kita membutuhkan sekitar 500 mg natrium per hari untuk fungsi tubuh atau sekitar satu sendok teh.
Tetapi ketika kita terlalu banyak mengonsumsi garam, makan tubuh Anda mulai menahan lebih banyak cairan dan pembuluh darah mengerut. Akibatnya, pembuluh seperti balon yang siap meledak.
Mengonsumsi natrium secara konsisten, hasilnya adalah tekanan darah tinggi, merusak ginjal, jantung, dan sistem peredaran darah Anda.
• Maritime Society: Masyarakat Salah Kaprah Soal Garam Industri