Sam-A Gaiyanghadao: Pertahankan Gelar Juara di Jakarta
Pemegang predikat One Flyweight Muay Thai World Champion, Sam-A Gaiyanghadao siap mempertahankan gelarnya di Jakarta.
Penulis: Eko Priyono | Editor: Eko Priyono
Pemegang predikat One Flyweight Muay Thai World Champion, Sam-A Gaiyanghadao siap mempertahankan gelarnya di Jakarta.
Sam-A Gaiyanghadao, dijadwalkan menjaga gelarnya di Istora Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, 3 Mei mendatang.
Sam-A Gaiyanghadao diagendakan melakoni pertarungan One Championship bertajuk One: for Honor menghadapi petarung asal Inggris Jonathan Haggerty.
• Reaksi Spontan Ustadz Abdul Somad setelah Ustadz Adi Hidayat Bongkar Capres Pilihan UAS dan UAH
• Ini Kritikan Lengkap SBY Soal Kampanye Akbar Prabowo Subianto: Pemimpin yang Rapuh
• Kronologi Remaja 17 Tahun Kejang-Kejang Usai Dicekoki Sabu dan Disetubuhi Bergilir di Rumah Kosong
Petarung asal Thailand itu menegaskan dirinya sudah siap mempertahankan gelarnya di Jakarta.
"Persiapan sesuai dengan tahapan program latihan. Pada intinya saya sudah siap," kata Sam-A Gaiyanghadao dalam keterangan resminya, Senin (8/4/2019).
• UPDATE: Polisi Kantongi Nama Pemutilasi Guru Honorer di Kediri, Diduga Kuat Orang Terdekat
• Terekam CCTV! Detik-Detik Kecelakaan Motor di Margonda Depok Sampai Kepala Korban Putus,Ini Videonya
• Anggota TNI Dikeroyok Simpatisan PDI Perjuangan, Bagian Kepala Sobek Hingga Dijahit 7 Jahitan
Sepanjang 25 tahun kariernya yang gemilang, pemegang gelar beberapa kali juara dunia muay thai Sam-A telah melakukan lebih dari 400 pertarungan di berbagai kelas.
Saat ini, ia dikenal sebagai salah satu petarung kickboxer muay thai terbaik sepanjang masa.
Lahir dari keluarga petani di Buriram, propinsi di Timur Laut Thailand, Sam-A memulai karir kompetisi muay thai di usia 9 tahun.
• Ini Kronologis dan Alasan Seorang Pria Setubuhi Adik Iparnya Berusia 19 Tahun
• Ita Sachari Meninggal di Tempat di Jalan Margonda, Diduga Kecelakaan Tunggal
• Dokter Muda di Papua Meninggal Dunia karena Ijazah Ditahan, Jokowi Diminta Cabut Aturan Ini
Mencari kesempatan untuk meningkatkan kariernya lebih tinggi, Sam-A pindah ke Bangkok saat berusia 15 tahun, dan mulai berlatih di akademi Muay Thai Petchyindee.
Sam-A sendiri melakukan pertarungan debutnya di Stadion Rajadamnern dan Lumpinee yang megah.
Kerja keras dan dedikasinya segera terbayar dengan kariernya yang terus menanjak dan tampil sebagai legenda hidup di atas ring.
Namun, Sam-A harus tetap waspada karena sang penantang bukan petarung biasa.
Haggerty, telah menjadi seniman bela diri yang hebat di usia relatif muda.
Dia mulai berlatih muay thai pada usia 7 tahun di bawah pengawasan ayahnya, John, yang juga merupakan petarung yang aktif.
Haggerty dengan cepat meraih banyak penghargaan dalam muay thai sebagai seorang amatir yang menjadi juara Inggris tiga kali, serta memenangi gelar Eropa.
Sebagai seorang profesional, rekornya terus bertambah, ia telah mendominasi hampir semua lawan yang dihadapinya serta memenangi hampir semua pertarungannya dengan KO.
Setelah pertarungan utama antara Sam-A Gaiyanghadao melawan Jonathan Haggerty ada belasan pertarungan tarung bebas yang bakal disajikan. Hanya saja untuk nama-nama petarung belum diumumkan secara resmi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/one-for-honor.jpg)