Melihat Prospek Saham di Sektor Ritel, Penjelasan Analisis Pasar Modal

Dalam dunia bisnis soal persaingan bisnis adalah hal biasa termasuk di sektor ritel, bagaimana prospek saham sektor ritel ini?

Melihat Prospek Saham di Sektor Ritel, Penjelasan Analisis Pasar Modal
Kontan.co.id
Papan saham di kantor perusahaan sekuritas. 

Kendati mengalami penurunan laba bersih sepanjang 2018, pertumbuhan rata-rata penjualan tiap toko atau same store sales growth (SSSG) tahunan emiten ini masih bisa tumbuh 3,5 persen yoy.

Padahal, di tahun 2017, LPPF mengalami penurunan SSSG hingga 1,2 persen yoy.

Sejumlah emiten yang telah merilis data SSSG di Januari 2018 juga mencetak hasil positif.

Melirik Sukuk Ritel Terbaru sebagai Sarana Investasi Alternatif

Ambil contoh PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk dengan kode saham RALS yang membukukan SSSG sebesar 3 persen yoy di Januari lalu.

Angka ini lebih baik dari raihan SSSG perusahaan di Januari tahun sebelumnya yang merosot 7,1 persen yoy.

Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Robert Sebastian, mengatakan, momentum tahun politik juga menjadi katalis positif bagi emiten di sektor ritel, terutama emiten yang menyasar pelanggan dari kalangan menengah ke bawah seperti RALS.

Sebab, di tahun politik pemerintah gencar mengeluarkan kebijakan yang meningkatkan daya beli masyarakat.

Contohnya berupa peningkatan penerima dan besaran dana untuk program keluarga harapan (PKH).

“Kebijakan populis pemerintah memungkinkan masyarakat untuk mengalokasikan lebih banyak dana untuk keperluan produk ritel,” kata Robert, Jumat (8/3/2019).

LinkAja! Akan Resmi Diluncurkan, Tanggapan Pengamat soal Kolaborasi BUMN Membuat Finansial Teknologi

Tak ketinggalan, Analis Sinarmas Sekuritas, Paulina Margareta, mengatakan, tren penguatan rupiah yang terjadi sejak awal tahun lalu juga membuat emiten ritel lebih nyaman dalam berbisnis.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved