Pilpres 2019
Pertarungan Sengit Jokowi dan Prabowo Bakal Terjadi di 13 Wilayah Ini
Pertarungan paling sengit antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto dalam memperebutkan suara pemilih bakal terjadi di 13 daerah.
Selain Sumatera Barat, Prabowo terbukti mampu mengalahkan Jokowi di 10 provinsi, atau jika daerah pemilihan pada pemilu legislatif digunakan, hingga sebanyak 26 daerah pemilihan.
Menariknya, separuh dari daerah pemilihan yang ia kuasai (13 daerah) tergolong unggul mutlak dengan selisih penguasaan minimal di atas 20 persen dari Jokowi.
Pada sisi sebaliknya, keunggulan tertinggi Jokowi terjadi di Sulawesi Selatan II dan Jawa Tengah V. Di Sulawesi Selatan II yang meliputi wilayah Bulu Kumba, Sinjai, Bone, Maros, Pangkajene, Barru, Kota Pare-Pare, Soppeng, dan Wajo berhasil menguasai 78,7 persen suara pemilih.
Sementara di Jawa Tengah V yang terdiri dari Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Surakarta, ia menguasai 77,7 persen.
Kedua daerah pemilihan di atas, Sulawesi Selatan II maupun Jawa Tengah V secara emosional berkaitan erat dengan keberadaan Jusuf Kalla dan Jokowi.
Dengan besaran suara pemilih yang dikuasai, Jokowi membangun benteng penguasaan di berbagai wilayah.
Apabila dihitung, terdapat 25 wilayah yang berhasil dimenangkan dengan jarak perbedaan di atas 20 persen.
Dari sebanyak itu, 10 besar wilayah berselisih hingga di atas 35 persen (Grafik 2).
Selain daerah yang menjadi benteng kemenangan terkuat dari Prabowo maupun Jokowi, hasil Pemilu 2014 lalu juga menggambarkan wilayah-wilayah yang menjadi battle ground bagi kedua sosok tersebut.
Setidaknya, terdapat 13 daerah pemilihan yang menjadi potret persaingan terketat.
Pada seluruh wilayah tersebut, selisih kemenangan ataupun kekalahan sangat tipis, di bawah selisih total kemenangan ataupun kekalahan mereka secara nasional (di bawah 6,3 persen).
Persaingan paling ketat ada di daerah pemilihan DKI II, yang meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat (termasuk suara dari pemilih yang bermukim di luar negeri).
Jokowi unggul, meraih 50,2 persen dan kemenangan tersebut terpaut sangat tipis, 0,3 persen saja.
Selain DKI II, daerah pemilihan Riau II dan Aceh I juga berselisih sangat tipis, 0,5 persen. Di Riau II, yang meliputi Kabupaten Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Pelalawan tersebut Prabowo meraih 49,7 persen.
Begitu juga di Aceh II yang meliputi Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tamiang, Kota Lhokseumawe dan Langsa.
• Mahfud MD Sebut Indonesia Sedang Diuji, Didera Produsen Hoaks Hingga Isu Ahok Gantikan Maruf Amin
• Luhut Binsar Pandjaitan Lepas Bisnis Pertambangan Batu Bara Miliknya Karena Sosok Jokowi
• Kapal Ikan Andrey Dolgov Ini Curi Ikan di Laut Indonesia Selama 10 Tahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jokowi-vs-prabowo_20180811_073450.jpg)