William Yani: Janji-janji Anies Pepesan Kosong
Setahun menjadi gubernur, janji-janji yang dilontarkan Gubernur DKI Anies Baswedan dinilai hanya menjadi pepesan kosong.
WAKIL Ketua Komisi A DPRD DKI WA William Yani menegaskan, janji-janji yang dilontarkan Gubernur DKI Anies Baswedan hanya pepesan kosong.
Dalam setahun menjadi gubernur, lebih banyak janji yang tak terpenuhi.
"Sejumlah program unggulan yang digadang-gadang Anies Baswedan bersama Sandiaga Uno diawal kepemimpinannya di Jakarta jauh belum terpenuhi. bahkan ada yang tak tepat sasaran atau dapat dikatakan asal sekedar jalan," tutur anggota Fraksi PDIP tersebut, Rabu (17/10/2018).
Menurut William Yani, citra pembangunan yang positif di mata warga masyarakat seharusnya berangkat dari kerja nyata yang produktif.
"Bukan malah saling memanipulasi diantara keduanya, antara citra dan kerja nyata," tuturnya.
Ia lalu mengungkapkan sejumlah program yang dikritisi F-PDIP terkait kinerja gubernur selama setahun terakhir.
Hal ini menjadi pandangan resmi partai oposisi tersebut terhadap kinerja gubernur.
1. Target OK OCE Tak Terpenuhi
Program ini awalnya dijanjikan untuk melahirkan 200 ribu pengusaha baru dengan 44 pos pengembangan kewirausahaan warga di setiap kecamatan.
Diharapkan dalam waktu lima tahun target itu bisa tercapai. Artinya, akan ada 40.000 pengusaha baru per tahun di Jakarta yang sudah dapat menjalankan usahanya setiap tahun.
Syaratnya, mengantongi Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Pintu Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) DKI.
Pada kenyataannya, dari calon pengusaha baru yang sudah terdaftar sebanyak 54.564 orang (website resmi OK OCE), mereka belum bisa menjalankan usahanya karena belum mendapatkan izin usaha.
Tak ada izin, tak dapat menjalankan usahanya.
Data faktual menunjukkan bahwa data per Januari sampai dengan awal Oktober 2018 barulah hanya mencapai 1.811 IUMK (Ijin Usaha Mikro & Kecil) milik Pengusaha Mikro dan Kecil yang tergabung dalam gerakan OK OCE.
Artinya, dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur Anies Basweda Bersama Sandiaga Uno (saat itu), baru berhasil mencetak pengusaha baru sekitar 3,31 persen, terlampau jauh dari sasaran awal.
Belum lagi bentuk-bentuk lain pelaksanaan program OK OCE yang jauh panggang dari api.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wa-william-yani_20181017_123806.jpg)