Pengelolaan Parkir di Ruko Moderland Mencekik Puluhan Pedagang
Pedagang di Moderland Tangerang Nyaris Bangkrut Lantaran Pengelolaan Parkir
"Dari awal semua pengelola usaha di sini telah menolak adanya parkir berbayar, usaha komunikasi kami dengan pengembang juga buntu," tambah Rochi, pemilik toko Comunity Cafe di Moderland.
Merasa protesnya tak juga digubris, para pedagang juga memasang spanduk penolakan di depan ruko yang mereka tempati.
"Aksi kami juga sempat mendapat perlawanan, karena spanduk yang kami pasang akhirnya dicopot orang tak dikenal pada malam harinya," imbuhnya.
Iwan, pengunjung ruko mengaku merasa terbebani dengan adanya parkir berbayar yang ditempatkan di area tersebut.
Menurutnya, penerapan tarif parkir juga tak terinformasi secara jelas.
"Saya sih jadi repot saja, karena biasa beli makan di sini buat teman - teman di kantor. Saya rasa tarif parkirnya juga terlalu mahal," tutur Iwan yang merupakan office boy di salah satu kantor di kawasan Modern Land itu.
"Setiap kali diperintah untuk membeli sesuatu, terpaksa memarkirkan kendaraanya di luar area parkir toko. Kalau masuk ke dalam jauh banget," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170927-moderland-tangerang_20170927_162532.jpg)