Sabtu, 11 April 2026

Pengelolaan Parkir di Ruko Moderland Mencekik Puluhan Pedagang

Pedagang di Moderland Tangerang Nyaris Bangkrut Lantaran Pengelolaan Parkir

Warta Kota/Andika Panduwinata
Pedagang di Moderland Tangerang nyaris bangkrut lantaran pengelolaan parkir, Rabu (27/9/2017) 

WARTA KOTA, TANGERANG - Puluhan pedagang yang berada di pusat pertokoan Ruko Modern Walk, Modernland, Kota Tangerang tengah dilanda kerisauan.

Mereka nyaris bangkrut lantaran sistem pengelolaan parkir yang diterapkan di lokasi tersebut.

 Hal itu diungkapkan langsung oleh penjual Pempek Gama, Sudarmin.

Dengan diterapkannya pengelolaan parkir baru, pendapatan para pedagang ini turun drastis.

 Mereka juga protes keras adanya pungutan liar dengan modus parkir berbayar yang ditempatkan di area pertokoan.

Sudarmin yang sudah dua tahun berjualan di area pertokoan itu mengaku kehilangan omset hingga 50 persen sejak ditempatkan parkir berbayar tersebut. 

"Omzet harian saya anjlok setiap harinya antara 30 sampai 50 persen," ujarnya saat ditemui di area pertokoan Modern Walk, Modernland, Kota Tangerang pada Rabu (27/9/2017).

Hal senada diungkapkan oleh Albertus Axel.

Pedagang Ayam Goreng Nusantara, yang berada di Modern Walk Nomor 23-25 Modernland, mengakui kehilangan omzet harian hingga Rp. 4 juta setiap harinya. 

"Saya hilang antara 3 sampai 4 juta rupiah setiap hari, sejak diterapkan parkir berbayar ini," ucap Albertus.

Mereka berharap, pengembang Modernland bisa membatalkan parkir berbayar yang diterapkan saat ini.

"Kami merasa semua kehilangan omset, masalahnya bukan pada beban bayar, tapi ini dipagari," katanya.

Albertus bersama puluhan pedagang lain yang ada di area pertokoan itu menyebutkan, sudah tiga kali menemui pihak pengembang. Namun hingga kini tak juga ada tanggapan. 

"Setiap bertemu hanya janji - janji manis saja, tidak ada tindak lanjutnya. Sudah tiga kali kami temui bagian estate management modern land," ungkap Albertus.

 Puluhan pelaku usaha ini menolak keberadaan parkir berbayar yang diterapkan sejak 1 September 2017 itu. Tertulis PT Laurendo Jaya Sentosa selaku pengusaha yang menarik tarif parkir di area pertokoan itu. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved