Warga Tangerang Selatan Menjerit Tarif Parkir Mencekik
Masyarakat di Tangerang Selatan mulai teriak. Mereka menjerit lantaran tarif parkir yang diterapkan semakin mencekik.
WARTA KOTA, TANGERANG - Masyarakat di Tangerang Selatan mulai teriak. Mereka menjerit lantaran tarif parkir yang diterapkan semakin mencekik.
Bahkan, kenaikan tarif parkir ini tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu. Kenaikan tersebut mulai diterapkan pada 1 September 2017.
Amanda (33), salah satu warga, berkeluh kesah mengenai harga parkir yang melambung tinggi. Ia pun terkaget-kaget saat dirinya membayar parkir tak seperti biasanya di pusat pembelanjaan.
Baca: Bukan Diancam, Miryam S Haryani Cuma Grogi Diperiksa Penyidik KPK
"Aku kemarin parkir di Teras Kota sudah naik tarifnya. Enggak ada pemberitahuan apa-apa, tahu-tahu naik aja," ujar Amanda kepada Warta Kota di Tangerang Selatan, Senin (4/9/2017).
Ia saat itu masuk ke dalam mal yang berada di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, dengan mengemudikan mobil. Wanita berusia 33 tahun itu pun kecewa berat dengan tarif parkir yang diterapkan saat ini.
"Naik dari Rp 3.000 per jam jadi Rp 4.000 per jam, per jam berikutnya jadi Rp 4.000. Aku paling cuma 1,5 jam parkir di situ, tiba-tiba bayar Rp 8.000. Biasanya cuma bayar Rp 6.000," ungkapnya.
Baca: Ditanya Soal Pacar, Cut Meyriska: Lagi On The Way, Mungkin Kesasar
Hal serupa diungkapkan Putri (29), yang juga pengunjung pusat perbelanjaan. Warga asal Serpong, Tangerang Selatan tersebut meminta agar pemerintah setempat berpikir ulang dalam menerapkan tarif parkir baru.
"Ya kalau parkir naik gitu mestinya pelayanan lebih bagus. Misalnya ada jaminan asuransi. Terus kalau di ITC yang sekarang parkir jadi Rp 5.000 terlalu mahal untuk parkiran mobil yang gelap banget di atas," kata Putri.
Masyarakat pun menjadi bertanya-tanya mengapa harga parkir dinaikkan di pusat keramaian seperti tempat perbelanjaan. Sehingga, mereka harus berpikir ulang untuk berlama-lama berkunjung di mal yang berada di kawasan Tangerang Selatan.
Baca: Dapatkan Salinan BAP Miryam S Haryani dan Markus Nari, Advokat Ini Diganjar 20 Ribu Dolar
"Cuma kalau mahal gitu jadi ngitung. Berarti jangan lama-lama di mal. Apalagi kalau jam-nya nanggung, misalnya 1 jam 15 menit, soalnya bayar parkirnya dihitung jadi 2 jam," tuturnya.
Tergantung Fasilitas
Sekdishub Tangerang Selatan Aplahunnajat menjelaskan mengenai kenaikan tarif parkir ini. Menurutnya, kenaikan harga itu tergantung fasilitas dari pengelola tempat parkir itu sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tarif-parkir-kendaraan-di-tangerang-selatan-naik-4_20170904_100145.jpg)