Jumat, 24 April 2026

Koran Warta Kota

Sekompok Remaja Terobos Jalan Tol Demi Om Telolet Om

Sekelompok anak-anak remaja menerobos jalan tol Jakarta-Cikampek. Mereka berjajar di pinggir jalan dan berteriak kepada sopir bus: Om Telolet Om.

Editor: Suprapto
dok.Wartakota
Sekelompok anak remaja berdiri di pinggir jalan tol dan berteriak Om Telolet Om ketika ada bus melintas. 

Petugas penghalau

Kepala Sub Bagian Humas PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ), Wijaya membenarkan hal itu.

Bahkan Wijaya menyebut, aksi anak-anak yang nekat turun ke bahu jalan tol bukan hanya terjadi di KM 43, tapi di sekitar KM 33 hingga KM 37 di wilayah Jatiwarna, Pondokmelati, Kota Bekasi.

"Kemarin (Rabu, 21/12) pas saya mau pulang ke rumah, saya lihat sendiri anak-anak berada di pinggir tol KM 33 hingga KM 37 untuk meminta telolet," katanya saat dikonfirmasi pada Kamis (22/12).

Wijaya menyatakan, aksi yang dilakukan anak-anak sangat membahayakan keselamatan mereka dan pengendara mobil di tol.

Sebab keberadaan mereka di bahu jalan dikhawatirkan bisa mengganggu konsentrasi pengemudi yang berujung pada insiden kecelakaan.

Guna mengantisipasi aksi itu, ujar Wijaya, lembaganya telah menyiagakan 48 personel yang senantiasa berpatroli di ruas tol yang memiliki panjang 54 kilometer itu.

Dengan penyiagaan personel, dia berharap anak-anak yang hendak turun ke tol bisa dihalau petugas.

Menurutnya, anak-anak bisa turun ke jalan karena pagar dan tembok pembatas yang ada di pinggir tol telah dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Serbu terminal

Demam telolet juga tampak di Tangerang. Seperti terlihat di Terminal Poris Plawad, Tangerang, Kamis (22/12). Terminal tampak dipenuhi para anak-anak dan remaja yang berkumpul untuk mengadang bus ber-telolet.

Setiap ada bus yang melintas, mereka meminta kepada sopir untuk membunyikan klaksonnya.

"Om panjangin teloletnya Om, panjangin teloletnya Om," teriak anak-anak itu kepada sopir saat terlihat ada dua bus yang datang, yakni bus besar warna biru dan hijau. Sang sopir menuruti permintaan dari anak-anak itu.

"Telolet... telolet...telolet...telolet," bunyi klakson berkali-kali terdengar nyaring, disambut tawa lepas dari anak-anak yang mengadang.

Mereka mengaku senang dan terhibur. "Iya suka merekam klakson telolet, nanti rekamannya diunggah ke medsos. Untuk koleksi aja seru-seruan," ujar Dodi (15).

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved