Kamis, 23 April 2026

Koran Warta Kota

Sekompok Remaja Terobos Jalan Tol Demi Om Telolet Om

Sekelompok anak-anak remaja menerobos jalan tol Jakarta-Cikampek. Mereka berjajar di pinggir jalan dan berteriak kepada sopir bus: Om Telolet Om.

Editor: Suprapto
dok.Wartakota
Sekelompok anak remaja berdiri di pinggir jalan tol dan berteriak Om Telolet Om ketika ada bus melintas. 

WARTA KOTA, PALMERAH-- Remaja berusia 15 tahun, RV, berdiri di bahu jalan tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) KM 43, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (22/12) siang.

Kedua tangannya memegang kertas karton bertulisan "Om Telolet Om".

Baca: Sopir Bus Tak Habis Pikir, Pihak yang Mau Melarang Om Telolet Om Itu Kurang Gaul

Lima teman RV duduk-duduk di gundukan tanah di luar aspal jalan tol, tak jauh dari tempat RV berdiri.

Baca: Sandiaga Uno: Om Telolet Om Bisa Jadi Peluang Tarik Wisatawan

Mereka memegang handphone masing-masing. Mata mereka terus tertuju ke jalan tol yang dilewati kendaraan berbagai jenis.

Ketika dari kejauhan tampak sebuah bus merah hendak melintas, RV segera mengangkat kertas karton di tangannya. Ia dan kelima temannya lalu berteriak-teriak meminta sopir bus membunyikan klakson teloletnya.

Sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP) itu rupanya tanggap terhadap permintaan anak- anak tersebut.

"Telolet...telolet...telolet.." begitu bunyi klakson bus itu. Sontak RV dan teman- temannya bersorak kegirangan. Ada yang mengabadikan peristiwa itu menggunakan ponselnya. "Ha..ha..ha.., bunyi teloletnya seru," ujar RV senang.

Belakangan ini, hampir setiap siang hingga petang, sejumlah anak duduk di gundukan tanah yang ada di tepi jalan tol tersebut.

Mereka 'berburu' klakson telolet yang kini sedang ngetop, bahkan viral di dunia maya. Fenomena 'Om Telolet Om' juga menjadi trending topic di dunia maya. Beberapa selebriti dan olahragawan dunia pun larut dalam euphoria telolet itu.

Demi mendapatkan telolet, RV dan teman-temannya nekat menerobos masuk ke dalam ruas jalan tol, setelah meloncat pembatas jalan setinggi 1,5 meter.

Ia pun mengaku tidak takut tersambar kendaraan yang sedang melintas di tol, ketika ia berdiri di bahu jalan. RV sudah mengantisipasi jika ada kendaraan yang 'nyelonong' lewat bahu jalan.

"Kalau ada kendaraan di bahu jalan, tinggal lari ke luar," ujarnya.

Dhendy (35), warga yang tinggal di dekat lokasi mengaku, hampir setiap petang, banyak anak yang berkumpul di pinggir tol. Mereka mencari kesenangan dengan mendengar bunyi klakson telolet dari bus-bus yang lewat.

"Sudah beberapa minggu ini, mereka selalu berkumpul untuk mendengar bunyi klakson telolet bus," ujar warga Jalan Raya Cikunir RT 06/03, Jakamulya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi itu.

Warga, kata Dhendy, sudah sering mengingatkan agar mereka tidak terlalu dalam masuk ke ruas jalan tol, tapi berada di belakang barrier. "Warga sering ingatkan mereka, tapi ya namanya anak-anak, agak susah diberitahu," ujarnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved