Koran Warta Kota
Reni Sang Pembantu Pahlawan bagi Keluarga Asep
Selama berjam-jam pembantu rumah tangga (PRT) di rumah Asep Sulaiman itu terus didera ketakutan
Polisi sendiri, kata Moechgiyarto, baru mendapat informasi sekitar pukul 08.00.
"Kami langsung lakukan pengepungan dan memberikan peringatan kepada para penyandera. Mereka akhirnya menyerahkan diri," kata Moechgiyarto.
Kapolda menjelaskan, pelaku langsung down begitu mengetahui bahwa mereka telah dikepung oleh polisi.
"Tersangka sempat menangis di hadapan pemilik rumah. Mereka lalu buat skenario (seolah) mereka berkeluarga, hubungan persaudaraan. Ada pernyataan ditandatangani. Mereka berbuat kesepakatan agar seolah-olah tidak terjadi apa-apa," lanjutnya. (fha/bin/kar/gps)
Baca selengkapnya di Harian Warta Kota edisi, Minggu 4 September 2016
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160904-perampokan-pondok-indah_20160904_083222.jpg)